ARM HA IPB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi & Rilis
  • Hubungi Kami
Pelatihan

ARM HA-IPB: First Aid for Non-Medics Personnel

by administratorarmhaipb November 5, 2019
written by administratorarmhaipb

Personel ARM diharapkan setidak-tidaknya memiliki ketrampilan dasar pertolongan pertama yang akan berguna saat bertugas di lapangan atau dalam situasi darurat kesehatan”

Himpunan Alumni IPB (HA-IPB), melalui badan otonomnya ARM atau Aksi Relawan Mandiri, menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Personel Non-Medik bagi relawan dan pengurusnya, Sabtu 2 November 2019. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Alumni IPB Baranangsiang, Bogor, ini diikuti peserta yang berasal dari Pengurus ARM HA-IPB, Alumni, Staf IPB University, dan mahasiswa yang terseleksi.

’Pelatihan ini kami selenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI),” tutur Sekjen ARM HA-IPB, Agus Rusli. Menurut Agus, pelatihan bertujuan menghasilkan kader-kader relawan ARM HA-IPB yang akan dijadikan anggota tetap bersertifikat. Melalui pelatihan ini, ARM membekali para relawan dan pengurusnya dengan pengetahuan dan ketrampilan dasar Pertolongan Pertama; khususnya pada jenis-jenis kecelakaan/darurat kesehatan di saat atau pasca-bencana, juga dalam lingkungan rumah, tempat kerja sehari-hari. 

“Dengan demikian, personel ARM diharapkan setidak-tidaknya memiliki ketrampilan dasar pertolongan pertama yang akan berguna saat bertugas di lapangan atau dalam situasi darurat kesehatan seperti hal tersebut di atas,” tegas Agus Rusli.

Kejadian darurat kesehatan terjadi kapan dan di mana saja. Kecelakaan lalu lintas, misalnya, memakan korban yang amat besar. Tahun 2018, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mencapai hampir 29.000 orang. Adapun kecelakaan domestik –yakni kecelakaan  yang terjadi di sekitar tempat tinggal atau tempat kerja– juga memakan banyak korban. Pada tahun 2013 saja, misalnya, angka kecelakaan domestik menduduki posisi nomor dua tertinggi setelah kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Selain itu saat bencana atau setelahnya banyak pula kejadian darurat kesehatan terjadi menimpa masyarakat, contohnya patah tulang, terkilir, luka bakar, luka terbuka, dan lain-lain, yang amat membutuhkan tenaga terlatih untuk menolongnya.

Dalam pelatihan sehari ini, para peserta mendapat bekal ilmu dan ketrampilan tentang dasar-dasar pertolongan pertama, anatomi, penilaian penderita, dan BHD (Bantuan Hidup Dasar). Peserta juga belajar menanggulangi kondisi darurat antara lain pingsan, pendarahan dan syok, tersedak, keracunan, kemasukan benda asing, patah tulang, dan beragam jenis luka.

Aksi Relawan Mandiri adalah Lembaga Otonom Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor yang mewadahi kepedulian alumni dan masyarakat dalam bentuk kesukarelawanan dan donasi untuk membantu penanggulangan dampak bencana alam dan krisis kemanusiaan lainnya di Tanah Air dan di lingkungan alumni berada lainnya. by Nurbowo

November 5, 2019 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Pelatihan

Aksi Relawan Mandiri Alumni IPB Gelar Pelatihan Kebencanaan

by administratorarmhaipb November 5, 2019
written by administratorarmhaipb

Aksi Relawan Mandiri Alumni IPB Gelar Pelatihan Kebencanaan*

‘’Gempaaa!’’ Demi mendengar seruan ini, sejumlah mahasiswa dan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) berlarian. Bukan keluar dari Gedung Alumni IPB, melainkan mendekat ke ketua kelompok ‘’Gempa’’ yang tadi berseru.

Adegan tersebut mewarnai Pelatihan Dasar-dasar Kebencanaan yang berlangsung di Gedung Alumni IPB, Baranangsiang, Bogor, Ahad (29/9).

Sebanyak 47 peserta yang berasal dari mahasiswa dan alumni IPB, mengikuti pelatihan yang digelar Aksi Relawan Mandiri (ARM) itu. ARM adalah badan otonom yang dibentuk Himpunan Alumni (HA) IPB khusus untuk mewadahi kepedulian pada kebencanaan.

‘’Aksi Relawan Mandiri merupakan badan otonom kemanusiaan HA-IPB University yang dibentuk sebagai amanat rapat kerja nasional kedua bulan Februari 2019. ARM bertujuan untuk turut meringankan derita korban bencana alam, bencana teknologi, darurat kesehatan, dan situasi krisis kemanusiaan lainnya di Nusantara melalui peran aktif para alumni IPB ,’’ papar Sekjen DPP HA-IPB, Walneg S. Jas yang membuka pelatihan tersebut.

Pelatihan sehari tersebut diampu oleh pakar manajemen kebencanaan dan kemanusiaan, Ahmad Husein. Alumnus Fakultas Perikanan IPB ini berpengalaman puluhan tahun sebagai wartawan. Husein yang menyelesaikan pendidikan masternya di Universitas Indonesia (UI) juga belasan tahun bekerja di Federasi Palang Merah Internasional. Kini Husein aktif sebagai Wakil Ketua ARM HA-IPB.

Selama pelatihan, para peserta menikmati sajian materi tentang takrif bencana, jenis dan karakteristiknya, siklus bencana, serta disaster stakeholders.

Selain teoriti, materi juga dihayati secara partisipatif dalam bentuk diskusi kelompok. Ada kelompok gempa, erupsi, banjir, longsor, dan karhutla.

Menurut Ketua ARM HA-IPB, Nurbowo, pelatihan yang pertama kali digelar ini bertujuan merekrut relawan muda dan berkualitas. ‘’Para peserta memiliki komitmen untuk aktif mengikuti kegiatan ARM HA-IPB setidaknya selama satu tahun,’’ ujarnya. Selain diprioritaskan mengikuti pelatihan lanjutan, alumni pelatihan ini juga akan diajak tandem ke lapangan.

Sebelum pelatihan, Tim ARM HA-IPB terjun ke Riau untuk menyampaikan bantuan jamaah Masjid Alumni IPB berupa 2000 masker standar N95, 100 tabung oksigen portabel, dan sejumlah obat-obatan.

Bantuan diserahkan melalui Posko Korban Asap Rumah Sakit Ibnu Sina (RSIS) Pekanbaru.

Tim bersama mitra kerja LAZNAS Dewan Dakwah dan Tim Medis RSIS kemudian turut menyalurkan bantuan di Desa Air Hitam, Kec Ukui, Kab Pelalawan, pada Rabu (25/9).

Bantuan disertai penyuluhan itu juga disalurkan kepada murid dan warga sekitar SMP Islam Nurul Hidayah Palas, Rumbai, pada Kamis (26/9).

November 5, 2019 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Asap Riau

ALUMNI IPB SUMBANG 2.000 MASKER, 100 TABUNG OKSIGEN, DAN OBAT-OBATAN UNTUK KORBAN ASAP RIAU

by administratorarmhaipb November 5, 2019
written by administratorarmhaipb

ALUMNI IPB SUMBANG 2.000 MASKER, 100 TABUNG OKSIGEN, DAN OBAT-OBATAN UNTUK KORBAN ASAP RIAU*

*PEKANBARU, Rabu 25 September 2019* – Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA-IPB) melalui badan otonomnya ARM (Aksi Relawan Mandiri) menyumbangkan bantuan berupa 2.000 masker standar N95, 100 tabung oksigen portabel, dan sejumlah obat-obatan untuk membantu masyarakat Riau yang terkena dampak bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Bantuan tersebut didistribusikan kepada warga, khususnya di Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru yang terdampak asap paling parah. Kegiatan yang diberi nama SAMBAR (Aksi Alumni IPB untuk Bencana Asap Riau) ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) Mesjid Alumni IPB, Bogor dan Rumah Sakit Ibnu Sina (RSIS) Pekanbaru.

Himpunan Alumni menyerahkan secara resmi bantuan masker, tabung oksigen portabel, dan obat-obatan tersebut kepada Direktur RSIS Pekanbaru, dr. Amiral Amra SpB. Masker sebanyak 2.000 unit tersebut kemudian dibagi-bagikan para relawan ARM HA-IPB dan RSIS kepada warga di dua lokasi yakni Kabupaten Pelalawan dan Rumbai, Pekanbaru.

“Masker, tabung oksigen, dan obat-obatan ini merupakan bantuan tahap awal HA-IPB kepada masyarakat Riau sebagai wujud kepedulian alumni IPB. Kami berkewajiban turun bahu-membahu bersama segenap komponen bangsa untuk dapat meringankan penderitaan warga di daerah terdampak asap,” kata Fathan Kamil, Ketua Umum DPP Himpunan Alumni IPB. Aksi ini, lanjut Fathan, sejalan dengan salah satu misi Himpunan Alumni IPB yakni meningkatkan peran, pengabdian, dan pemberdayaan Alumni IPB untuk kemajuan bangsa.

RS Ibnu Sina menyambut gembira sumbangan alumni IPB tersebut mengingat pihaknya kewalahan menangani warga yang datang minta perawatan. “Sejak pekan lalu RSIS mencatat warga yang telah memperoleh perawatan kesehatan di RSIS akibat gangguan asap bervariasi antara 20 hingga 40 pasien per hari,” jelas dr. Amiral Amra SpB pada hari Selasa, tanggal 24 September 2019 di Pekanbaru. Keluhan terbanyak warga adalah ISPA (infeksi saluran pernafasan atas).

Riau menjadi salah satu provinsi yang mengalami bencana asap paling parah bersama-sama dengan lima provinsi lainnya yaitu Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Aksi Relawan Mandiri sendiri merupakan badan otonom kemanusiaan Himpunan Alumni IPB yang ide pembentukannya diputuskan dalam rapat kerja nasional mereka yang ke-2, bulan Februari lalu. ARM bertujuan untuk turut meringankan derita korban bencana alam, bencana teknologi, darurat kesehatan, dan situasi krisis kemanusiaan lainnya di Nusantara melalui peran aktif para alumni IPB.

****
Info lebih lanjut silakan hubungi:

HIMPUNAN ALUMNI IPB
Agus Rusli, Sekretaris Jendera ARM (Telp: +62 812 108 4366)

Rosalinda, Sekretaris DPD HA-IPB Riau (Telp: +62 852 780 910 86)

November 5, 2019 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

Recent Posts

  • [SELAMAT IDUL FITRI 1447 H]
  • AIR MENGALIR SAMPAI NAGARI ANDURIANG
  • ARM HA-IPB RAMPUNGKAN SUMUR BOR DAN INSTALASI AIR BERSIH UNTUK 180 PENYINTAS DI BALAH AIA, PADANG PARIAMAN
  • ARM HA-IPB SALURKAN 320 PAKET BINGKISAN RAMADHAN UNTUK PENYINTAS BANJIR BANDANG DI JORONG LABUAH, KABUPATEN AGAM
  • DI SUMBAR, ARM HA-IPB MASIH TERUS BERBAGI

Recent Comments

No comments to show.
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Linkedin
  • Youtube

@2019 - All Right Reserved. Designed and Developed by PenciDesign

ARM HA IPB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi & Rilis
  • Hubungi Kami