ARM HA IPB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi & Rilis
  • Hubungi Kami
Bencana Gempa

DPD HA-IPB SULSEL DUKUNG PENUH BANTUAN KEMANUSIAAN ARM KE SULBAR

by administratorarmhaipb January 30, 2021
written by administratorarmhaipb

Bertempat di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Alumni IPB Sulawesi Selatan (DPD HA-IPB Sulsel) menyerahkan bantuan donasi sebesar Rp 20,6 juta kepada Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB). Donasi yang dikumpulkan dari para alumni di seantero Sulawesi Selatan tersebut ditujukan untuk membantu meringankan penderitaan warga yang terdampak gempa di Sulawesi Barat.
Ketua DPD HA-IPB Sulsel, Ir.Sulkaf S. Latif, MM, didampingi Sekjen DPD HA-IPB Sulsel, Andi Ihwan Patiroy, SP., MM, secara simbolik menyerahkan bantuan tersebut kepada ARM HA-IPB, yang diterima oleh Wakil Sekretaris Jendral 1 ARM, Musbakri Ahmad, SPi.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kinerja ARM yang mampu merespon dengan cepat melalui penggalangan dana dan menyalurkan secara langsung bantuan Gempa Sulbar,” ujarnya. Sulkaf, yang juga Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan, menegaskan pentingnya peran lembaga seperti ARM dalam membantu masyarakat, khususnya di kawasan yang terkena bencana seperti Mamuju dan Majene.

“Saya berharap agar DPD Aksi Relawan Mandiri segera dibentuk di Sulawesi Selatan,” lanjutnya.

Wasekjen 1 ARM HA-IPB, Musbakri Ahmad, amat bersyukur dengan dukungan penuh DPD HA-IPB Sulsel sejak pascabencana 14-15 Januari 2021 lalu. “DPD HA-IPB Sulsel, misalnya, telah mengerahkan beberapa fungsionarisnya untuk menjadi perpanjangan tangan ARM berkoordinasi dengan DPD HA-IPB Sulbar,” ujarnya. Beberapa alumni juga secara sukarela membantu persiapan logistik operasi kemanusiaan yang dijadwalkan Sabtu, 30 Januari 2021.

Mengenai harapan Ketua DPD HA-IPB Sulsel, ARM memang telah mengagendakan untuk memulai pembicaraan pembentukan DPD ARM di Sulawesi Selatan, bersama-sama dengan DPD Sulawesi Barat. Terbentuknya ARM HA-IPB DPD Sulsel (dan Sulbar) diyakini akan membuat respon alumni IPB terhadap bencana dan krisis kemanusiaan lainnya di wilayah tersebut akan semakin cepat dan mampu menebar manfaat bagi semua kalangan.

DPD HA-IPB Sulsel memang selangkah lebih maju!

January 30, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Gempa

ARM HA-IPB SALURKAN 1.000 PAKET BANTUAN TAHAP DUA KE BOTTENG UTARA, MAMUJU SULAWESI BARAT

by administratorarmhaipb January 30, 2021
written by administratorarmhaipb

MAMUJU, 30 JANUARI 2021 – Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) menyalurkan 1.000 paket bantuan tahap kedua untuk warga terdampak gempa di beberapa dusun di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (30/1). Tim ARM HA-IPB dipimpin Wakil Sekretaris Jenderal 1, Musbakri Ahmad, serta didukung personel DPD HA-IPB Sulsel dan DPD HA-IPB Sulbar.

Dalam aksi kali ini, ARM HA-IPB mendistribusikan bantuan kemanusiaan ke lima dusun yang paling parah di tiga desa. Kelima dusun itu adalah Dusun Pasada, Dusun Popangan, dan Dusun Adi-adi di Desa Botteng Utara; Dusun Tekbong di Desa Botteng Induk, kedua Desa itu berada di Kecamatan Simboro; serta Dusun Suri, Desa Pasangaan, Kecamatan Tapalang.

ARM HA-IPB menyediakan beragam jenis bantuan kemanusiaan yang amat dibutuhkan warga, sesuai hasil kajian cepat dan masukan dari jaringan relawan Desa Quran pimpinan tokoh filantropi Sunaryo Adhiatmoko. Bantuan kemanusiaan itu berupa terpal untuk tenda, paket hygiene dan sanitasi pribadi, beras, mi instan, perlengkapan kebutuhan kaum perempuan dan lansia (pembalut dan diapers), perlengkapan salat (mukena dan sarung), serta paket bingkisan anak-anak.

“ARM dan mitra-mitranya berkewajiban menyalurkan bantuan ini kepada mereka yang paling membutuhkan. Dan kawasan yang kami pilih ini memang mengalami dampak cukup parah akibat gempa 14-15 Januari 2021 lalu,” ujar Musbakri. Untuk Desa Botteng Utara saja, misalnya, dengan total penduduk 2.560 jiwa, sekitar 90 persen bangunan rusak berat, termasuk bangunan sekolah dan tiga mesjid. Masih banyak warga yang membutuhkan terpal dan tenda, karena rumah mereka tak bisa dihuni lagi akibat rusak berat.

Menurut rencana, ARM HA-IPB masih akan melanjutkan misi kemanusiaan di Sulawesi Barat dengan mengirimkan bantuan tahap ketiga. Sasaran bantuan tahap ketiga adalah pengadaan air bersih dan sanitasi (water and sanitation) serta dukungan renovasi mesjid. “Air bersih dan rumah ibadah adalah kebutuhan mendesak warga. Hal ini kami identifikasi setelah berdiskusi dengan masyarakat dan jaringan relawan yang bergiat di Botteng Utara,” kata Ahmad Husein, Ketua Umum ARM HA-IPB.

Bantuan kemanusiaan yang disalurkan hari ini tak lepas dari dukungan para mitra yang menyalurkan donasi mereka melalui ARM HA-IPB. Mereka adalah DPD HA-IPB Sulsel, Yayasan Jendela Kemanusiaan Lestari (JKL), DPD HA-IPB Sulawesi Tenggara, Sekolah Bisnis IPB (SB IPB), Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) Masjid Alumni IPB, Trans Berkah Makmur, Anthoceros (kelompok 9 TPB Angkatan 20), dan Sirius (Badan Eksekutif Mahasiswa) FPIK-IPB.

#

Info lebih lanjut silakan hubungi:

AKSI RELAWAN MANDIRI HIMPUNAN ALUMNI IPB (ARM HA-IPB)
Agus Rusli, Sekretaris Jenderal
Telp: +62 812 108 4366

January 30, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Gempa

DPD HA-IPB SULSEL DUKUNG PENUH BANTUAN KEMANUSIAAN ARM KE SULBAR

by administratorarmhaipb January 29, 2021
written by administratorarmhaipb

Bertempat di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Alumni IPB Sulawesi Selatan (DPD HA-IPB Sulsel) menyerahkan bantuan donasi sebesar Rp 20,6 juta kepada Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB). Donasi yang dikumpulkan dari para alumni di seantero Sulawesi Selatan tersebut ditujukan untuk membantu meringankan penderitaan warga yang terdampak gempa di Sulawesi Barat.
Ketua DPD HA-IPB Sulsel, Ir.Sulkaf S. Latif, MM, didampingi Sekjen DPD HA-IPB Sulsel, Andi Ihwan Patiroy, SP., MM, secara simbolik menyerahkan bantuan tersebut kepada ARM HA-IPB, yang diterima oleh Wakil Sekretaris Jendral 1 ARM, Musbakri Ahmad, SPi.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kinerja ARM yang mampu merespon dengan cepat melalui penggalangan dana dan menyalurkan secara langsung bantuan Gempa Sulbar,” ujarnya. Sulkaf, yang juga Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan, menegaskan pentingnya peran lembaga seperti ARM dalam membantu masyarakat, khususnya di kawasan yang terkena bencana seperti Mamuju dan Majene.

“Saya berharap agar DPD Aksi Relawan Mandiri segera dibentuk di Sulawesi Selatan,” lanjutnya.

Wasekjen 1 ARM HA-IPB, Musbakri Ahmad, amat bersyukur dengan dukungan penuh DPD HA-IPB Sulsel sejak pascabencana 14-15 Januari 2021 lalu. “DPD HA-IPB Sulsel, misalnya, telah mengerahkan beberapa fungsionarisnya untuk menjadi perpanjangan tangan ARM berkoordinasi dengan DPD HA-IPB Sulbar,” ujarnya. Beberapa alumni juga secara sukarela membantu persiapan logistik operasi kemanusiaan yang dijadwalkan Sabtu, 30 Januari 2021.

Mengenai harapan Ketua DPD HA-IPB Sulsel, ARM memang telah mengagendakan untuk memulai pembicaraan pembentukan DPD ARM di Sulawesi Selatan, bersama-sama dengan DPD Sulawesi Barat. Terbentuknya ARM HA-IPB DPD Sulsel (dan Sulbar) diyakini akan membuat respon alumni IPB terhadap bencana dan krisis kemanusiaan lainnya di wilayah tersebut akan semakin cepat dan mampu menebar manfaat bagi semua kalangan.

DPD HA-IPB Sulsel memang selangkah lebih maju!

January 29, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Banjir

SAIBAN KALSEL (SOLIDARITAS ALUMNI IPB UNTUK BANJIR KALIMANTAN SELATAN)

by administratorarmhaipb January 25, 2021
written by administratorarmhaipb

Sudah sepekan lebih banjir melanda Kalimantan Selatan yang berdampak serius terhadap 11 kabupaten/kota dan 70 kecamatan di provinsi tersebut. Belasan meninggal dunia, sementara puluhan bahkan ratusan ribu warga terpaksa mengungsi meninggalkan rumah-rumah mereka yang terendam air.

Kita sudah paham apa kekhawatiran warga berikutnya, bahkan ketika banjir telah usai dan air mulai surut, yakni mendesaknya kebutuhan tenda tempat bernaung berikut selimut dan tikar, makanan dan bahan pokok, perlengkapan hidup sehari-hari yang minim, kebutuhan bayi, perempuan, dan lansia, hingga risiko penyakit dan masalah sanitasi di depan mata.

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) mengajak para alumni dan masyarakat luas untuk turut membantu saudara-saudara kita di Kalimantan Selatan dengan mendonasikan dana untuk disalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan, melalui Solidaritas Alumni IPB untuk Banjir Kalimantan Selatan (Saiban Kalsel). Donasi dapat dikirimkan melalui:

Bank Syariah Mandiri (BSM)
No. Rek. 773 778 7798
a.n. Aksi Relawan Mandiri HAIPB

(Mohon tambahkan angka 06 di ujung nominal transfel, misalnya Rp 500.006)

Info lebih lanjut, silakan hubungi:
Agus Rusli (Sekjen ARM HA-IPB)
Telp. 0812 108 4336
Sekretariat ARM HA-IPB
Telp. +6282122147026

January 25, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Berita

RAPIM ARM HA-IPB: NAKHODA BARU, RAKERNAS II, HINGGA RESPON BANJIR KALSEL

by administratorarmhaipb January 25, 2021
written by administratorarmhaipb

Rapat Pimpinan (Rapim) Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) Sabtu, 23 Januari 2021 menghasilkan beberapa keputusan penting untuk masa depan kepemimpinan dan keberlangsungan badan otonom bidang kemanusiaan tersebut.

Salah satunya adalah penunjukan Ir. Ahmad Husein, M.Si. sebagai Ketua Umum ARM HA-IPB yang baru, menggantikan almarhum Nurbowo, yang berpulang ke rahmatullah 2 Desember 2020 silam. Ahmad Husein bukan sosok asing karena selama ini menjabat sebagai Ketua 1 dan berada di belakang penggodokan berbagai konsep serta arah program ARM HA-IPB. Sementara itu, Dr. Ir. Imam Teguh Saptono, MM, anggota Dewan Pembina, ditunjuk menempati posisi baru sebagai Ketua 1 yang ditinggalkan oleh Ahmad Husein. Wajah baru lain adalah Ir. Satrio Wiseno, M.Phil., MM, yang menjadi anggota Dewan Pembina ARM.

“ARM sudah berada pada jalur yang benar, mengalami apa yang disebut Prof. B.J. Habibie sebagai ‘evolusi yang dipercepat’. Semoga keputusan ini membuat ARM semakin berkembang ke depan,” kata Ketua Umum HA-IPB sekaligus Ketua Dewan Pembina ARM HA-IPB, Ir. Fathan Kamil.

Rapim ARM HA-IPB juga memutuskan rencana pelaksanaan Rencana Kerja Nasional (Rakernas) II tahun 2021, yang dijadwalkan pada tanggal 20 Februari 2021 mendatang. Rakernas II ini bernilai strategis mengingat kegiatan ARM ke depan benar-benar diharapkan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. “Ini tantangan ARM untuk menjadi organisasi yang berfungsi dengan baik (well function organization). Pada akhirnya, nilai kita ditentukan oleh kualitas layanan yang mampu kita berikan kepada masyarakat,” ujar Ahmad Husein. Wakil Sekjen 2, Musbakrie Ahmad, ditunjuk menjadi panitia pelaksana Rakernas II, yang rencananya akan mengundang pula tiga DPD ARM HA-IPB yang telah terbentuk (Sumsel, Kepulauan Riau, dan Banten).

Terkait operasi tanggap darurat bencana (TDB), Rapim sepakat untuk menjalankan aksi tahap 2 penyaluran bantuan untuk korban gempa Sulbar. Rapim juga memutuskan bahwa ARM HA-IPB akan terjun merespon dampak banjir Kalimantan Selatan dengan mulai membuka kesempatan donasi mulai awal pekan depan. *

January 25, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Gempa

KAJI DULU BARU AKSI

by administratorarmhaipb January 22, 2021
written by administratorarmhaipb

Mahsyar Taufiq, alumni FPIK angkatan 51, berdomisili di Polewali, Kab.Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Ketika gempa mengguncang Mamuju-Majene 14 dan 15 Januari silam, ia bergegas berangkat ke Mamuju karena orang tuanya menetap di sana. Selain itu ada amanah yang disampaikan beberapa pihak untuk menyalurkan bantuan. Syukur, orang tuanya dalam keadaan baik-baik saja.

Tak lama, ARM HA-IPB menjangkau keberadaannya. Bersama-sama Muh. Hayat Manggazali yang aktif di DPD HA-IPB Sulbar, Mahsyar diminta untuk menjadi perpanjangan tangan ARM di lokasi bencana. Kemarin, mereka berdua Alhamdulillah telah menyelesaikan tugas penyaluran secara resmi donasi para alumni IPB kepada warga korban bencana melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Rabu pagi, Mahsyar mendapat kesempatan langka, ikut tim assessment PMI ke titik-titik yang terkena dampak gempa di Mamuju. Ia melihat langsung PMI cara mengumpulkan informasi dari para penyintas yang mendirikan tenda-tenda pengungsian di tempat lebih aman. “PMI konsentrasi pada pembangunan tenda dan titik posko,” lapornya kepada Tim SALIMBAR (Solidaritas Aksi Peduli Gempa Sumbar) ARM di Bogor. PMI memilih belum menggelontorkan bantuan makanan, sementara barang-barang bantuan seperti family kit, baby kit, terpal, tenda, obat-obatan dan vitamin tengah dalam perjalanan kapal menuju Makassar.

“Kamu beruntung mendapat kesempatan belajar langsung, praktik di lapangan dari lembaga yg kompeten seperti PMI,” kata Kang Agus Rusli, Sekjen ARM, menyemangati. Donasi dari alumni diharapkan dapat memperkuat layanan seperti distribusi air bersih untuk warga di pengungsian. Hasil assessment Mahsyar dan PMI akan membantu ARM dalam menentukan jenis intervensi bantuan pada kegiatan penyaluran bantuan tahap 2, insya Allah dua pekan mendatang. Inilah esensi assessment. Mengkaji lebih dahulu, tak buru-buru tetapi tetap sigap lugas, untuk kemudian diambil tindakan aksi. Tidak terjun langsung tanpa perhitungan matang.

Usai tugas assessment, Mahsyar sudah dalam kendaraan meluncur keluar dari Mamuju, kembali ke Polewali. Ia sempat mengirimkan gambar tentang kondisi longsor yang sempat menutupi jalan di kawasan Tapalang.

Mari doakan agar kawan-kawan alumni IPB, termasuk yang tergerak membantu ARM HA-IPB di lokasi bencana, Allah berikan kesehatan dan perlindungan keselamatan. Amin.

armhaipb #salimbar #gempasulbar

January 22, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Gempa

JKL PEDULI KORBAN GEMPA SULBAR

by administratorarmhaipb January 22, 2021
written by administratorarmhaipb

Siang ini teman-teman dari Yayasan Jendela Kemanusiaan Lestari (JKL) berkunjung ke ARM Command Center (ACC), Gedung Alumni IPB, Baranangsiang Bogor, menyerahkan donasi sejumlah Rp 14 juta yang mereka kumpullkan untuk membantu saudara-saudara kita di Mamuju-Majene yang menjadi korban gempa 14 dan 15 Januari 2021 silam

“Kami sampaikan bantuan ini melalui ARM untuk dapat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan di Sulbar,” kata Ketua JKL, Musbakri Ahmad yang didampingi Sekjen JKL, Dr. Ina Winarni, S.Hut., M.Si. JKL sendiri telah membuka donasi peduli gempa Sulbar sekaligus banjir Kalsel awal pekan ini.

Donasi itu diterima resmi oleh Ahmad Husein, Ketua 1 Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB), didampingi oleh Ketua 2 ARM, Emmy dan Bendaraha Wiwekaningtyas. 

“Donasi JKL ini amat kami apresiasi dan ARM Insya Allah akan segera menyalurkannya kepada para warga terdampak gempa di Sulbar,” jelas Husein. ARM HA-IPB tengah menyusun rencana operasi (Renops) untuk aksi bantuan tahap 2.

Yayasan JKL sendiri merupakan lembaga sosial yang digagas beberapa alumni IPB angkatan 31 yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi ummat. Selain program-program regular, JKL menyusun program-program unggulan, antara lain di bidang pendidikan berupa prakarsa Kampoeng Merdeka Belajar (MerBel) di Kota Bogor, beasiswa untuk yatim-piatu, mahasiswa IPB, donasi laptop layak pakai, serta orang tua asuh. Di bidang ekonomi JKL menyusun program pelatihan, pendampingan, dan dana bergulir untuk UMKM. Mereka juga terjun di bidang lingkungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan yang lebih baik,

#armhaipb #jkl #prayforsulbar

January 22, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Gempa

AKSI RELAWAN MANDIRI HIMPUNAN ALUMNI IPB GANDENG PMI SALURKAN BANTUAN GEMPA SULBAR

by administratorarmhaipb January 20, 2021
written by administratorarmhaipb

MAMUJU, 19 JANUARI 2021 – Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) menyalurkan bantuan tahap pertama untuk warga terdampak gempa di Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) yang telah terjun ke wilayah bencana sejak pascagempa magnitudo 6,2 Jumat dini hari silam, 15 Januari 2021. ARM HA-IPB, didukung oleh DPD HA-IPB Sulawesi Barat dan DPD HA-IPB Sulawesi Selatan, menyerahkan donasi sejumlah Rp 20 juta melalui PMI dalam sebuah acara serah-terima sederhana di Markas PMI Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Selasa, 19 Januari 2021.

Bantuan ini diserahkan secara simbolik oleh Muh. Hayat Manggazali, S.Pi, perwakilan ARM HA-IPB di Sulawesi Barat, yang diterima oleh Kepala Sub Tanggap Darurat PMI Pusat, Ridwan Sobri Carman. Dalam sambutannya, Hayat Manggazali menjelaskan bahwa donasi ini merupakan amanah dari para alumni IPB di seantero Nusantara yang ARM wajib salurkan kepada mereka yang membutuhkan. “Kami berupaya agar donasi ini segera dapat disalurkan lewat beragam bantuan dan kegiatan yang PMI lakukan,” ujar Hayat Manggazali, yang juga merupakan Sekjen DPD HA-IPB Sulawesi Barat.

Ridwan Sobri Carman sebagai perwakilan PMI Pusat menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ARM HA-IPB yang telah mempercayakan PMI menyalurkan donasi amanah para alumni tersebut. PMI saat ini mengerahkan 9 ambulans untuk layanan medis, 9 truk tangki air, barang-barang logistik termasuk terpal, tenda, family kit, baby kit, dan lain-lain. Sebagian masih dalam perjalanan mengingat akses menuju Mamuju masih cukup menantang. “PMI menerjunkan lebih dari 200 relawan untuk membantu operasi tanggap darurat gempa Sulawesi Barat,” jelas Ridwan. PMI juga sudah menyiapkan rencana program jangka panjang hingga ke fase pemulihan (recovery).

Menurut Ketua 1 ARM HA-IPB, Ahmad Husein, keputusan ARM HA-IPB menggandeng PMI merupakan pilihan tepat saat ini mengingat kondisi wilayah bencana yang amat berat, dan PMI telah berpengalaman serta tak diragukan integritasnya. ARM HA-IPB sendiri terus memantau dengan saksama situasi di lapangan dan telah menjalin kontak dengan berbagai organisasi kemanusiaan untuk mengidentifikasi kegiatan dan kolaborasi yang dapat segera disiapkan dalam penyaluran bantuan tahap 2 di waktu dekat.

Rencananya, bantuan tahap 2 ARM HA-IPB akan dilakukan paling lambat dua pekan setelah bantuan perdana ini, dengan jumlah bantuan yang jauh lebih signifikan dan menyasar jumlah penerima manfaat yang lebih besar. “Kita berharap dapat menyediakan layanan pemenuhan kebutuhan pokok, kesehatan, dan pendidikan darurat, dengan menyasar kaum perempuan, anak-anak, dan lansia sebagai kalangan yang paling rentan terdampak gempa ini,” jelas Ahmad Husein.

Menurut catatan Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berdasarkan data per Ahad, 17 Januari 2021, pukul 20.00 WIB, jumlah korban meninggal akibat gempa Sulbar bertambah menjadi 81 orang dengan rincian 70 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene. Kerusakan rumah dan sarana-prasana masih terus didata oleh pihak berwenang.

#

Info lebih lanjut silakan hubungi:

AKSI RELAWAN MANDIRI HIMPUNAN ALUMNI IPB (ARM HA-IPB)
Agus Rusli, Sekretaris Jenderal
Telp: +62 812 108 4366

January 20, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Gempa

MARI BANTU MAMUJU

by administratorarmhaipb January 15, 2021
written by administratorarmhaipb

Awal tahun 2021 ini dimulai dengan musibah bencana bertubi-tubi. Kemarin, 14 Januari 2021, gempa dengan Magnitudo 5,9 mengguncang Mamuju dan sekitarnya pada pukul 14.35 WITA. Belum lagi hilang rasa panik warga, gempa berikutnya yang lebih keras terjadi kembali dini pukul 02.28 WITA hari 15 Januari 2021 dengan Magnitudo 6,2.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus mengidentifikasi dampak gempa yang ditimbulkan. PUSDALOPS-PB BNPB melaporkan, usai gempa terakhir, sementara dilaporkan 8 orang meninggal dunia, 637 orang luka-luka, dan 15 ribu orang terpaksa mengungsi.

Duka mereka adalah duka kita juga, sesama anak bangsa. Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) saat ini terus memantau dengan serius perkembangan di lapangan dan mengidentifikasi dukungan yang dapat diberikan kepada para penyintas, khususnya yang kini harus mengungsi.

ARM HA-IPB mengajak segenap alumni dan khayalak untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Mamuju-Majene, Sulawesi Barat, ini dengan membuka “Dompet Peduli Gempa Mamuju-Majene” melalui:

Bank Syariah Mandiri (BSM)
Nomor Rekening: 773 778 7798
a.n. AKSI RELAWAN MANDIRI-HAIPB

(Mohon tambahkan kode angka 005 di ujung nominal transfer, misalkan Rp 500.005).

Konfirmasi dan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Agus Rusli, Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB
No. Telepon: +62 0812 108 4366

January 15, 2021 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
BBA

KETAHANAN PANGAN DAN GIZI HARUSLAH BERBASIS KONSUMSI PANGAN KELUARGA

by administratorarmhaipb December 13, 2020
written by administratorarmhaipb

BOGOR, 12 Desember 2020— Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir sepanjang tahun 2020 ini menimbulkan dampak serius pada banyak sektor, termasuk pada kemampuan masyarakat dalam menyediakan, menjangkau, dan memanfaatkan bahan pangan bagi keluarga. Dengan kondisi ini, yang harus dikedepankan untuk dicapai adalah ketahanan pangan dan gizi berbasis konsumsi pangan keluarga. Demikian disampaikan Ketua IPB SDGs (Sustainable Development Goals) Network, Dr. Ir. Bayu Krisnamurthi, dalam acara Bincang-Bincang Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (BBA) Volume 3 dengan topik “Ketahanan Pangan di Masa Pandemi” hari Sabtu, 12 Desember 2020.

“Dua pertiga urusan kelaparan berhubungan dengan cukup konsumsi pangan dan gizi, terutama pada seribu hari pertama kehidupan,” ujar pria yang pernah menjabat Wakil Menteri Perdagangan (2011-2014) ini. Berbeda dengan aspek produksi, permasalahan konsumsi pangan –khususnya kecukupan gizi seperti ancaman stuting (kekurangan gizi kronis pada anak)– berada di tingkat keluarga. Pembicaraan soal pemenuhan gizi keluarga tidak sebatas membahas aspek sosial-budaya dan selera makan, melainkan juga terkait pengetahuan dan kesadaran akan gizi. Dalam hal ini, peran ibu menjadi sangat penting. Pendapatan keluarga juga menjadi hal kritikal untuk memastikan agar makanan sehat dapat tersaji setiap hari. Di luar itu, pemahaman soal sistem pangan (food system), memegang peran penting, mengingat ketahanan pangan bukan hanya masalah produksi, melainkan juga distribusi, pengolahan, penyimpanan, hingga konsumsi.“

Ketahanan pangan, menurut UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Ketahanan pangan sendiri dipengaruhi setidaknya lima faktor, yakni kondisi ekonomi, politik, sosial, dan keamanan.

Adanya pandemi ini memaksa pemerintah menerapkan pembatasan dalam berbagai bidang. Kebijakan tersebut ikut mempengaruhi ketahanan pangan, khususnya ketersediaan dan kemudahan akses terhadap pangan oleh masyarakat.

Pembicara lainnya, sosiolog Dr. Imam Prasodjo, menjelaskan adanya dikotomi para developmentalist yang mengagungkan pertumbuhan versus para konservasionis yang mendesak perlunya melestarikan sumber daya alam, mengurangi pemanasan global, dan pemulihan layanan ekosistem. “Yang adil adalah dengan menerapkan pembangunan berkelanjutan (sustainable development),” kata Imam. Ia juga menekankan bahwa paradigma pembangunan tidak semata-mata hanya soal pertumbuhan (growth) melainkan juga soal kebahagiaan (human-eco happiness) atau ecosystem well-being. Dalam hal ini, Imam melihat IPB University seharusnya menjadi tulang punggung dalam konteks eco-happiness.

Imam Prasodjo, yang merupakan direktur Yayasan Nurani Dunia, melihat bahwa anak-anak muda masa kini, khususnya generasi milenial, lebih pro pencegahan perubahan iklim, sehingga mereka perlu dirangkul dan diberdayakan agar menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan. Ia berpendapat, kebangkitan ketahanan pahan dapat dilakukan melalui pertanian rumah tangga (home farming) dan pertanian komunitas (communities farming). Petani yang termarjinalkan harus didampingi oleh orang kota yang terdidik karena pertumbuhan pertanian tidak produktif tak lain disebabkan tenaga kerja yang tidak terdidik.

Ia memaparkan inisiatif yang digagas Yayasan Nurani Dunia yaitu Kampung Ilmu, yang membangkitkan keluarga dan komunitas berusaha di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. “Pendidikan harus di hubungkan dengan usaha kecil dan kepada para champion. Harus ada pendekatan praktisi dan ilmuwan secara multidisiplin,” ujarnya.

Di sisi lain, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar, mengungkapkan pandemi Covid-19 tidak hanya bicara soal kesehatan melainkan juga soal ketersediaan pangan. “Yang mengagetkan, banyak rumah sakit menelepon kami bahwa tenaga medis tidak punya suplai makanan,” ujarnya. Call Center ACT yang sebelumnya masyarakat hubungi untuk konfirmasi donasi, kini 70 persen lebih menanyakan bantuan pangan. Termasuk pula mesjid-mesjid mitra ACT, mayoritas menghubungi untuk menginformasikan bahwa jamaah mereka amat membutuhkan bantuan pangan karena persediaan menipis.

ACT mendistribusikan bantuan pangan menggunakan armada rice truck dan water truck. Operasi Makan Gratis dilakukan menyasar pekerja informal, ojek online, dan buruh yang di-PHK. Mereka meneruskan program Lumbung Beras Wakaf di Blora yang membina pengelolaan 1.000 hektare sawah, dan ditingkatkan menjadi 5.000 hektare. Mereka berkolaborasi dengan YP3I (Yayasan Penguatan Pesantren Indonesia) dalam aktivasi lahan pertanian di 28.000 pesantren di Indonesia untuk program ketahanan pangan.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) juga melakukan hal mirip melalui pendekatan mengembalikan daya beli, melalui Bantuan Tunai Mustahik (BTM) untuk 20.000 keluarga dan dukungan paket logistik keluarga. Ada pula Program Bank Makanan yang bekerja sama dengan pengelola hotel-hotel untuk membantu masyarakat sekitar yang terancam kebutuhan pangannya. Di saat sama, Kepala Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) BAZNAS, Ajat Sudarjat, memaparkan program pendayagunaan pangan, mulai dari Lumbung Pangan, Kebun Keluarga Indonesia, Pertanian Terpadu, hingga Balai Ternak buat masyarakat di berbagai daerah.

Beberapa alumni IPB juga berbagi pengalaman terkait perjuangan usaha mereka terdampak pandemi Covid-19. Anni Nuraini, pengusaha travel di Bogor, mengakui dunia pariwisata amat terpengaruh, hampir semua sektor pariwisata mati dan bangkrut. Usaha Anni sendiri akhirnya banting setir ke agribisnis berupa budidaya organik ubi jepang demi karyawannya tetap bertahan.

Deddy Fakhruddin, pengusaha sapi perah dan potong domisili Malang, yang belakangan terjun di bisnis edu-wisata. Ia mengaku sedikit beruntung karena bisnisnya tidak satu jenis. “Don’t put your money in one basket,” katanya memberi tips. Saat pandemi melanda, ia memutuskan segera banting setir ke sektor konsultasi dan edukasi digital, dan kini menjadi penopang utama. Ia beruntung tidak mengurangi gaji ataupun memberhentikan karyawannya.

Sementara Purwo Hadi Subroto, petani dan pengusaha agribisnis di Pekanbaru, Riau, mengelola bisnisnya secara terpadu. Awalnya, produksi buah dan sayuran, termasuk ikan dan ayam, masih melimpah saat pandemi mulai melanda, namun daya beli menurun. Mereka melakukan efisiensi dan penurunan harga modal, termasuk memasak di rumah menggunakan tungku, 60 persen lebih hemat daripada menggunakan gas, untuk menyiasati biaya sehari-hari. Strategi menambah jenis tanaman juga dilakukan karena permintaan produk tertentu terdampak. Contohnya pepaya, yang biasanya satu supermarket menyerap hingga 200 kilogram, saat awal pandemi turun menjadi hanya 30 – 100 kilogram. Purwo dan para petani lokal juga berusaha memperluas pasar produk pertanian tersebut.

#

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Agus Rusli (Sekjen ARM HA-IPB)
Telp: +62 812 108 4366

December 13, 2020 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

Recent Posts

  • [SELAMAT IDUL FITRI 1447 H]
  • AIR MENGALIR SAMPAI NAGARI ANDURIANG
  • ARM HA-IPB RAMPUNGKAN SUMUR BOR DAN INSTALASI AIR BERSIH UNTUK 180 PENYINTAS DI BALAH AIA, PADANG PARIAMAN
  • ARM HA-IPB SALURKAN 320 PAKET BINGKISAN RAMADHAN UNTUK PENYINTAS BANJIR BANDANG DI JORONG LABUAH, KABUPATEN AGAM
  • DI SUMBAR, ARM HA-IPB MASIH TERUS BERBAGI

Recent Comments

No comments to show.
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Linkedin
  • Youtube

@2019 - All Right Reserved. Designed and Developed by PenciDesign

ARM HA IPB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi & Rilis
  • Hubungi Kami