ARM HA IPB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi & Rilis
  • Hubungi Kami
Bencana Banjir

ARM HA-IPB DISTRIBUSIKAN BANTUAN TAHAP 2 KE LUBUK SIDUP

by kusnadi kusnadi January 17, 2026
written by kusnadi kusnadi

Armhaipb, LubukSidup– Bantuan tersebut terdiri atas 50 paket perlengkapan rumah tangga (family kit), menyertai 20 unit tenda darurat (emergency shelter) yang telah disalurkan sebelumnya.

Menurut Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB, Ir. Agus Rusli, MM, distribusi shelter dan family kit ini diharapkan dapat tuntas sebelum Ramadhan bulan depan.

Saat ini ARM HA-IPB tengah mengusahakan pembangunan instalasi sumur bor berikut toren air dan pemipaan buat penyintas di Desa Batu Sumbang dan Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Bersama WMI, tim ARM HA-IPB akan menyalurkan 60 paket family kit ke Desa Guti dan Kelurahan Sipange, keduanya di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat

January 17, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Berita

Perkuat Ketangguhan Desa, ARM HA-IPB Bantu Susun Konsep Mitigasi Bencana Longsor di Cijeruk

by kusnadi kusnadi January 16, 2026
written by kusnadi kusnadi

Kegiatan ini diikuti lebih dari 30 tokoh masyarakat, dengan tujuan menjadi titik awal lahirnya budaya sadar bencana yang lebih solid di Desa Cijeruk, dengan didukung oleh konsep teknis yang kuat.

Kondisi geografis Desa Cijeruk didominasi lahan berbukit curam. Kondisi ini menuntut adanya perencanaan mitigasi yang matang guna meminimalisir risiko jatuhnya korban maupun kerugian materiil. Dalam paparannya, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana ARM HA-IPB, Ir. Kusnadi, yang bertindak sebagai pemateri sekaligus narasumber utama, menjelaskan bahwa mitigasi bukan sekadar teori melainkan juga pengelolaan hubungan antara manusia dan lingkungannya.

“Kepentingan ekonomi dan konservasi wajib dikelola supaya tercipta hubungan yang harmonis antara alam, lingkungan, dan kita yang hidup di dalamnya,” tegas Kusnadi. Konsep yang ditawarkan ARM HA-IPB menitikberatkan pada kesadaran kolektif warga untuk menjaga stabilitas alam demi keberlangsungan hidup jangka panjang.

Mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKNT IPB University melengkapi konsep mitigasi yang disusun ARM HA-IPB tersebut dengan menerjemahkannya ke dalam Peta Kerawanan Bencana Desa Cijeruk. Hasil pemetaan ini diserahkan kepada Pemerintah Desa untuk menjadi rujukan resmi dalam perencanaan pembangunan desa di masa depan.

Kepala Desa Cijeruk, Haji Asep Saepul Rohman, S.IP., menyatakan rasa terima kasihnya atas bantuan konsep dan pendampingan yang ARM HA-IPB dan Mahasiswa KKNT berikan. Ia berharap ilmu yang dibagikan dapat benar-benar diserap oleh para pengurus Desa Tanggap Bencana (Destana), ketua RW, dan ketua RT yang berpartisipasi dalam acara tersebut.

Selain edukasi dan pemetaan, langkah mitigasi juga mencakup aksi reboisasi atau penanaman kembali di titik-titik kritis di Kawasan Cijeruk. Ini menjadi bagian dari strategi “mitigasi hijau” untuk memperkuat struktur tanah secara alami.

Ketua Desa Tanggap Bencana (Destana) Cijeruk, Abdul Qodir Zaelani, berharap kolaborasi dengan ARM HA-IPB berlanjut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mitigasi bencana di Desa Cijeruk.

January 16, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana BanjirBerita

ARM HA-IPB HIBUR ANAK-ANAK PENYINTAS BANJIR DI POSKO COT ARA, BIREUEN

by kusnadi kusnadi January 13, 2026
written by kusnadi kusnadi

Armhaipb.id, Bireun— Fasilitator dukungan psikososial ARM HA-IPB, Ir. Agus Susilo JP, yang juga Ketua Bidang Manajemen Relawan ARM HA-IPB, tampil menghibur 16 -anak usia SD hingga SMP dengan dialog dan permainan sederhana yang membuat senyum anak-anak mengembang. ARM HA-IPB juga membagikan paket mainan sederhana dan permen yang diterima anak-anak penuh suka cita.

Di Posko tersebut, kegiatan mengedukasi dan menghibur anak-anak dikawal oleh para pegiat dari Komunitas Kampung Dongeng Indonesia kantor Banda Aceh. Dua petugasnya, Rahma dan Nisa, mengaku sudah 5 kali bergantian dengan petugas lainnya mengunjungi Posko untuk memberikan pelayanan untuk anak-anak.

Yang menggembirakan, Senin hari ini (12/1) anak-anak dijadwalkan sudah dapat belajar di sekolah kembali setelah lebih dari sebulan terpaksa mengungsi. Semoga mereka tetap tangguh dan dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat

January 13, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Banjir

ARM HA-IPB RESMIKAN PEMIPAAN AIR 1 KILOMETER UNTUK 1.300 WARGA SALAREH AIA TIMUR KABUPATEN AGAM

by kusnadi kusnadi January 10, 2026
written by kusnadi kusnadi

Armhaipb.id, Salareh Aia Timur–Selain pipa,  ARM HA-IPB juga menyediakan tangki tandon air (toren) dengan kapasitas 3.300 liter. Sarana dan prasarana air bersih itu kini dapat dinikmati 200 keluarga (sekitar 1.300 jiwa) yang sebelumnya terdampak bencana banjir di Sumatera Barat, November 2025 silam.

Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB, Ir. Agus Rusli, MM didampingi anggota Dewan Pembina ARM HA-IPB, Ir. H. Ali Fatoni, secara simbolis menyerahkan langsung instalasi tersebut kepada Wali Nagari Salareh Aia Timur, Ahmad Fauzi, didampingi Ketua DPD HA IPB Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, S.Hut, M.Si, IPU.

“Dengan rampungnya pemipaan air bersih sepanjang 1 kilometer ini, sebanyak 200 rumah, 1 unit Puskesmas, 2 masjid, dan 5 surau kini dapat menikmati akses air bersih,” ujar Agus Rusli. Ia berharap sarana dan prasarana ini dapat dikelola dan dipelihara dengan baik oleh warga Salareh Aia Timur sehingga dapat dipakai seterusnya.

Wali Nagari Salareh Aia Timur, Ahmad Fauzi, mengucapkan rasa syukur atas bantuan dan inisiatif ARM HA-IPB memperbaiki jaringan pipa air. “Ini mengingat pasokan air dari PAMSIMAS dan selokan depan rumah masing-masing warga terputus pasca bencana,” ujarnya.

Salah seorang penyintas, Ibu Rika, yang kediamannya hanyut dihantam banjir dan kini tinggal di tenda pengungsian, mengaku tersedianya sambungan dan keran air di depan area pengungsian amat membantu para penyintas. Rika, yang kehilangan 2 sepupunya saat bencana, mengungkapkan bahwa kini mereka lebih mudah untuk mengakses air untuk mandi, cuci, dan keperluan lainnya. “Kini anak saya bisa mandi dan sudah bersemangat ingin bersekolah kembali,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPD HA IPB Sumbar, Yozarwardi menyampaikan apresiasi kepada ARM HA-IPB yang merespon informasi dan kajian cepat para alumni IPB di Salareh Air dengan tindakan nyata. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada KPSPAMS (Kelompok Pengelola Sarana Penyedia Air Minum dan Sanitasi), Brimob, dan masyarakat pemanfaat yang telah bergotong royong memasang toren dan pipa HDPE.

Pemipaan air ini merupakan pengerjaan tahap 2 setelah sebelumnya ARM HA-IPB membantu penyelesaian instalasi pipa HDPE sepanjang 600 meter untuk warga di Nagari Salareh Aia yang bertetangga dengan Salareh Aia Timur. Pembangunan sarana dan prasarana ini terlaksana dengan dukungan penuh berbagai mitra, termasuk Unit Wakaf dan Dana Sosial (UWDS) IPB University dan Baitulmal Muamalat (BMM) — lembaga amil zakat nasional (LAZNAS) dan nadzir wakaf yang dibentuk oleh Bank Muamalat pada tahun 2000.

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Ir. Agus Rusli, MM
Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB
Telp. 0812 1084 366
Hotline ARM: 0811 1230 0423

January 10, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana BanjirBerita

UWDS IPB Serahkan 80 Juta Donasi Tahap 2 kepada ARM HA-IPB untuk Penyintas Banjir Sumatera

by kusnadi kusnadi January 6, 2026
written by kusnadi kusnadi

ARMHAIPB.ID, Bogor, 6 Januari 2026 –_ Penyerahan donasi ini kepada ARM HA-IPB dilakukan secara simbolis oleh Rektor IPB, Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP., M.Si. kepada Ketua Umum ARM HA-IPB, Ir. Ahmad Husein, M.Si. Turut hadir dan mendampingi Alim Setiawan adalah Wakil Rektor 1 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. drh. Deni Noviana, Warek 3 Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr., Warek 4 Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni, Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnaen Siregar, M.For.Sc., dan Kepala UWDS, Prof. Dr. Alla Asmara, S.Pt., M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor IPB menyatakan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi membantu penanganan bencana banjir Sumatera. Khusus kepada ARM HA-IPB, Alim Setiawan memuji gerak cepat badan otonom Himpunan Alumni IPB tersebut di lapangan.

“Bantuan ARM HA-IPB bahkan sangat kreatif, misalnya melalui penyediaan jaringan telekomunikasi Starlink untuk wilayah terdampak bencana. Hal ini tidak terpikirkan oleh banyak pihak,” ujarnya. Alim Setiawan menegaskan, bantuan melalui UWDS ini mengafirmasikan sikap dan kepedulian IPB University dalam membantu penyintas bencana banjir Sumatera baik dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

“IPB University juga telah mengirimkan tim dukungan psikososial ke Aceh. Selain itu, IPB menyediakan inovasinya dengan memproduksi 16 ribu paket nasi steril siap santap serta 13 ribu paket makanan bayi. Kita bukan hanya mengirimkan melainkan juga melatih warga setempat untuk dapat memproduksinya,” tegas Alim Setiawan.

Kepala UWDS IPB, Prof. Alla Asmara, memaparkan bahwa donasi untuk banjir Sumatera dibuka sejak awal Desember 2025. UWDS telah menyerahkan donasi tahap 1 sebesar Rp 50 juta kepada ARM HA-IPB. “Kami berterima kasih atas partisipasi seluruh civitas akademika IPB untuk membantu warga yang terdampak banjir di Sumatera, juga kepada ARM HA-IPB atas kerja sama yang baik yang telah dibangun selama ini,” kata Alla.

Sementara itu dalam laporannya kepada Rektor IPB, Ketua Umum ARM HA-IPB menyampaikan bahwa hingga kini ARM HA-IPB telah dan sedang menjalankan giat kemanusiaan di 8 kabupaten di 3 provinsi, masing-masing di Bener Meriah, Bireuen, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur di Aceh; Tapanuli Utara, Mandailing Natal, dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara, serta Kabupaten Agam di Sumatera Barat.

“Dukungan tersebut meliputi distribusi bantuan pangan dan non-pangan, obat-obatan, penyediaan shelter darurat, family kit, penyediaan jaringan komunikasi Starlink, lampu panel tenaga surya, dan pemipaan air bersih,” jelas Husein. Donasi UWDS ini, lanjutnya, sangat berarti terutama dalam upaya melanjutkan bantuan kepada penyintas banjir.

Dalam waktu dekat, ARM HA-IPB akan menyerahterimakan instalasi dan pemipaan air bersih tahap 2 di Nagari Salareh Aia Timur, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Di Desa Alue Kuta, Kecamatan Blang Kuta, Kabupaten Bireuen, ARM HA-IPB menuntaskan pembuatan satu unit sumur bor untuk warga. Adapun di Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, ARM HA-IPB bersama Wahana Muda Indonesia (WMI) melanjutkan pengadaan shelter darurat dan family kit untuk 165 keluarga.

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Ir. Agus Rusli, MM
Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB
Telp. 0812 1048 366
Hotline ARM HA-IPB 0811 1230 0423

January 6, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana BanjirBerita

HIDUP HARUS TERUS BERJALAN

by kusnadi kusnadi January 5, 2026
written by kusnadi kusnadi

Armhaipb.id,KualaSimpah– Yang menarik, ketika mendekat ke perkotaan, sebulan pascabencana warga tampak menolak menyerah. Di tepi jalan, kini bermunculan para penjual buah atau makanan lainnya, dengan peralatan dan kios amat sederhana. Mereka seperti mengirimkan pesan yang jelas: hidup harus terus berjalan. Mata pencaharian tak bisa terhenti. Terharu melihatnya.

Saat malam hari bergerak pulang ke arah Medan melintasi jalur utama, di tepi Kota Kuala Simpang terlihat pemandangan menyentuh. Di bawah temaram cahaya lampu seadanya, puluhan warga membuka kios-kios kecil mereka. Ada yang berjualan sayur-mayur, makanan kecil, buah-buahan, peralatan rumah tangga, dan sebagainya. Meskipun jalanan becek berlumpur, dan di beberapa bagian kota masih terlihat gelap, mereka terus setia menunggui dagangannya, menanti pembeli.

Jika ada pertanyaan, setangguh apa warga bertahan pascabencana, maka deskripsi di ataslah jawabannya.

Semoga situasi akan segera membaik. Amin.

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat

January 5, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana BanjirBerita

SAMPAI DI SINI, TETAPI KAMI SEGERA KEMBALI

by kusnadi kusnadi January 2, 2026
written by kusnadi kusnadi

ARM HA-IPB akan berkonsentrasi menuntaskan penyaluran bantuan yang telah diterima ke wilayah-wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang membutuhkan uluran tangan alumni IPB,

Apakah berarti donasi berhenti sampai di sini? Tentu tidak. Kami akan segera kembali dengan membuka penggalangan dana yang bersifat tematik untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Kebutuhan tersebut dapat berupa, misalnya, pembangunan sarana air bersih dan sanitasi (WASH – Water, Sanitation and Hygiene), shelter dan/atau hunian sementara, peralatan rumah tangga, serta renovasi sarana fasilitas umum dan sosial.

Kami akan informasikan lebih rinci dalam beberapa waktu mendatang. Tetaplah bersama ARM HA-IPB.

Salam Tangguh.

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat

January 2, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Banjir

HUMAIRA TETAPLAH CERIA

by kusnadi kusnadi January 2, 2026
written by kusnadi kusnadi

armhaipb.id, AcehTamiang– Kami bertemu dengan gadis cilik cantik berambut pirang dan ‘wajah Eropa’ ini yang tengah berbaur dengan ratusan orang lainnya di depan Masjid Nurussalam, hendak mengambil barang bantuan.

Ia bercerita, saat air sungai naik perlahan merendam rumah-rumah warga, ia diboyong ayah-ibunya mengungsi ke tempat yang lebih aman. Jembatan yang menghubungkan dusunnya dengan jalan utama desa ikut roboh dan hanyut dibawa air sungai yang murka. Mereka selamat, tapi rumah tak lagi ada.

Humaira sedih, bahkan setelah sekian pekan pascabencana. Itu karena bantuan masuk sangat minim sebab lokasi mereka masih amat sulit diakses. Baru setelah beberapa grup relawan datang, termasuk Wahana Muda Indonesia (WMI) dan ARM HA-IPB, senyumnya mulai mengembang kembali.

“Aku tadi harus naik boat (perahu – Red.) ke sini, nggak bisa jalan kaki,” katanya. Ia bersama kakak perempuannya dan sahabat karibnya, Kirana. Namun, ia mengaku senang karena bertemu banyak orang yang datang membawa bantuan. Termasuk salah satunya selebritas Teuku Wisnu bersama istrinya Shireen Sungkar, influencer Ayu Natasha, Farhat, dan beberapa lainnya yang kebetulan juga baru menembus Lubuk Sidup. Mereka menjamu pengungsi dan relawan makan siang, membagi-bagikan pakaian, gamis, Al Quran, dan buku cerita anak-anak.

Begitupun, Humaira masih punya keinginan terpendam. “Aku sudah lama nggak punya jajanan,” bisiknya. Kami ajak dia ke mobil ARM HA-IPB. Kepadanya kami berikan sekantong plastik besar berisi roti, biskuit, dan makanan kecil lain yang sengaja kami beli di tengah jalan. Mata Humaira berbinar. Ia dekap bungkusan itu erat-erat, lalu setelah mengucap terima kasih ia bersama kakaknya dan Kirana menjauh sambil berceloteh riang siapa mendapat roti yang mana.

Ada ratusan anak seperti Humaira, terjepit keadaan akibat bencana. Mereka mencoba terus tersenyum meski kadang tak paham kenapa semua terjadi dan mengapa sekarang mereka harus tinggal di posko pengungsian dengan tenda alakadarnya.

Karena itu, saat 20 unit tenda darurat keluarga yang ARM HA-IPB bawa mulai dibagikan, Humaira berharap agar keluarganya menjadi salah satu yang segera menerimanya. ARM HA-IPB masih terus berusaha memenuhi kebutuhan tenda darurat ini agar 165 keluarga segera punya tempat berteduh dan tinggal lebih nyaman dari sebelumnya. Anda semua bisa ikut membantu mereka. Semoga.

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat
Hotline: 0811 1230 0423

January 2, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Banjir

TATKALA SUNYI DAN KEGELISAHAN MENYERGAP

by kusnadi kusnadi January 1, 2026
written by kusnadi kusnadi

Armhaipb.id, AcehTamiang–Memasuki Besitang, Kabupaten Langkat, mulai terlihat posko-posko bantuan. Sebagian wilayah di Sumatera Utara juga terdampak banjir. Masuk ke perbatasan Aceh menuju Kabupaten Aceh Tamiang, suasana mulai menegangkan. Kiri-kanan jalan terlihat bekas banjir. Lumpur bertumpuk-tumpuk. Rumah-rumah warga temaram, sebagian besar gelap gulita. Mungkin listrik sudah menyala, tetapi penghuninya memilih mengungsi ke tempat lain. Entahlah.

Di pinggiran Kota Kuala Simpang, ibukota Kabupaten Aceh Tamiang, kami tertegun. Waktu menunjukkan hampir pukul 6 pagi. Suasana masih redup temaram. Namun, hal itu tak dapat menyembunyikan gambaran dampak banjir yang terjadi. Saya pribadi, terus terang langsung terkenang pengalaman saat memasuki Kota Banda Aceh, akhir Desember 2004 pascagempa dan tsunami yang melanda daerah tersebut.

Sulit untuk mengatakan bahwa pemandangan yang kami lihat tidaklah mencekam. Air menggenang, sampah bertumpuk, debris dan kepingan kayu dan bahan bangunan lainnya saling tumpang tindih hampir di semua sudut kota. Beberapa kendaraan teronggok tak bertuan di tepi jalan.

Sepi. Ya, ini memang masih pagi. Namun, ini terasa bukan sebuah kota yang sedang bergegas menyambut pagi. Saya hanya refleks mendeskripsikannya dalam kosa kata Bahasa Inggris: glooming.

Kami sampai di Pos Bantuan kawan-kawan WMI (Wahana Muda Indonesia). Saling berpelukan, saling menguatkan. Ya, dengan tim ini, kami telah bertemu dan bahu-membahu di hampir setiap giat tanggap darurat yang ARM HA-IPB jalankan, termasuk banjir Jabodetabek 2020, Gempa Cianjur 2022, Banjir dan Longsor Sukabumi 2024, dan sekarang, Banjir Sumatra di penghujung 2025.

Pukul 8 lewat, kami bergegas bergerak ke lokasi target: Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak. Dan sepanjang jalan yang menghabiskan waktu 1,5 jam tersebut, kami menyaksikan pemandangan serupa ketika kami memasuki Kuala Simpang. Hanya levelnya kini meningkat, 2-3 kali lipat. Astaghfirullah.

Namun, bukankah justru itu ujiannya? Dalam setiap pelatihan sukarelawan yang kami fasilitasi, ARM HA-IPB selalu menekankan bahwa mental menjadi salah satu elemen persiapan yang utama. “Anda boleh gentar, Anda boleh gelisah, tetapi Anda tak boleh kehilangan fokus.”

Ketua Umum WMI, Bang Handriansyah, yang menemani kami, adalah sosok yang ceria, ramah, sekaligus tegas dan tangguh. Namun, ia paham tatapan saya yang sedikit resah. “Saat pertama kali masuk ke Lubuk Sidup, saya tak bisa menahan diri saya sendiri. Saya menangis menyaksikan apa yang terjadi di depan mata saya,” bisiknya.

Pada akhirnya, kita hanyalah manusia biasa. Lemah dan butuh penguatan. Dan itulah yang ARM HA-IPB lakukan hari itu. Menguatkan dan menyemangati setiap warga yang kami temui. Berangkulan, menepuk pundak, berjabat erat. Menyapa kaum ibu yang tetap tegar merapikan barang logistik di pos penampungan.

Semuanya Insya Allah akan baik-baik saja. Kita tetap bersama mereka, saudara-saudara kita.

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat

January 1, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana Banjir

DI RUMAH-MU, KINI KAMI BISA BERSUJUD KEMBALI

by kusnadi kusnadi December 30, 2025
written by kusnadi kusnadi

Armhaipb.id, AcehTamiang– Seluruh wilayah desa seperti usai digempur kekuatan dahsyat. Puing-puing bertebaran, sampah berserak. Ratusan bahkan mungkin ribuan kayu gelondongan bertumpuk-tumpuk dengan tinggi mencapai 3 kali lipat orang dewasa.

Hanya ada segelintir bangunan bertahan. Pabrik pengolahan kelapa sawit kecil jadi tempat warga mengungsi, itu pun setelah tempat itu sempat menyerah dijebol air dari arah utara. Lalu ada 2-3 rumah di sisi utara yang berdiri di atas bukit yang selamat dari terjangan air. Dan yang terakhir, yang paling kokoh, adalah Masjid Nurussalam. Gelombang kayu tertahan di tembok luar mihrab masjid. Bahkan ada kayu gelondongan raksasa melintang menjuntai ke arah masjid. Air sempat masuk ke dalam masjid dengan genangan yang cukup tinggi.

Usai bencana, warga bermuram durja. Masjid dengan cepat memang dibersihkan secara gotong-royong plus lewat bantuan segelintir relawan yang masuk ke wilayah tersebut. Namun, perangkat suara dan listrik tak ada. Akibatnya, tiada lagi suara azan berkumandang. Sekeliling desa menjadi senyap. Lubuk Sidup seperti kehilangan nyawa. “Entah kapan masjid ini bisa difungsikan lagi,” ujar salah satu jamaah, sendu.

Hampir sebulan berlalu. Kawan-kawan Wahana Muda Indonesia (WMI) menginventarisasi kebutuhan di desa yang kini berdenyut lemah tersebut. Kebutuhan genset sebagai pengganti listrik berikut perangkat sistem suara (mikropon, pengeras suara, TOA) jadi hal mendesak. WMI berbagi informasi ini dengan Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB). Kedua belah pihak sejak lama menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam berbagai giat kemanusiaan di seantero negeri.

Bagi ARM HA-IPB, filosofi masjid sebagai pusat peradaban, menjadi detak jantung kehidupan warga, adalah catatan penting. Tak butuh waktu lama untuk ARM HA-IPB menyampaikan pesan kepada warga Lubuk Sidup bahwa Alumni IPB berkomitmen menyediakan semua perangkat tersebut.

Maka, Jumat silam (26/12), kami menyerahkan dengan resmi satu unit genset berikut sistem perangkat suara yang dijanjikan. Air mata ratusan jamaah berlinang-linang. Kali ini karena bahagia.

Dan untuk pertama kalinya setelah satu bulan, suara azan yang menggetarkan berkumandang di seantero desa. Ratusan warga datang antusias, berkumpul dalam ibadah salat Jumat. Mereka berdiri bersama, merapikan saf, mengangkat takbir, hingga sujud dengan rasa syukur yang paling dalam.

“Ya Allah, akhirnya Engkau izinkan dahi ini bersujud kembali di rumah mulia ini. Engkau Maha Besar, bencana ini hanyalah ujian kecil.”

Saat momen itu terjadi, tim ARM HA-IPB baru saja bertolak dari Bogor menuju Medan untuk merapat ke Lubuk Sidup. “Saya tengah berdiri check-in di Bandara Soekarno-Hatta. Membaca dan melihat foto-foto mereka; para warga dan relawan bersujud bersama, saya merinding. Tak terasa air mata saya tumpah,” kenang Ahmad Husein, Ketua Umum ARM HA-IPB.

Kini, Masjid Nurussalam berdenyut kencang kembali. Memompakan semangat pulih. Para relawan dan donatur mulai mengalir masuk ke desa. Berbagi kepedulian. Atas nama persaudaraan.

Terima kasih kami untuk orang-orang baik yang telah menjadi wasilah keajaiban ini terjadi.

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat

December 30, 2025 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

Recent Posts

  • [SELAMAT IDUL FITRI 1447 H]
  • AIR MENGALIR SAMPAI NAGARI ANDURIANG
  • ARM HA-IPB RAMPUNGKAN SUMUR BOR DAN INSTALASI AIR BERSIH UNTUK 180 PENYINTAS DI BALAH AIA, PADANG PARIAMAN
  • ARM HA-IPB SALURKAN 320 PAKET BINGKISAN RAMADHAN UNTUK PENYINTAS BANJIR BANDANG DI JORONG LABUAH, KABUPATEN AGAM
  • DI SUMBAR, ARM HA-IPB MASIH TERUS BERBAGI

Recent Comments

No comments to show.
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Linkedin
  • Youtube

@2019 - All Right Reserved. Designed and Developed by PenciDesign

ARM HA IPB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi & Rilis
  • Hubungi Kami