Armhaipb.id, TapanuliTengah— Bersama mitra Wahana Muda Indonesia (WMI), ARM HA-IPB menyalurkan paket perlengkapan keluarga (family kit) untuk 60 keluarga (sekitar 240 jiwa) di kedua desa tersebut.
“Lokasi dua desa ini amat sulit untuk diakses, tetapi Alhamdulillah ARM HA-IPB dapat memenuhi amanah para donatur untuk menyampaikan bantuan yang amat mereka perlukan,” ujar anggota Dewan Pembina ARM HA-IPB, Ir. Ivan Kuntara, yang menembus area bencana tersebut bersama Ketua Bidang Manajemen Relawan ARM HA-IPB, Ir. Agus Susilo JP, Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana, Dedy Lesmana, dan tim relawan WMI.
Desa masih gelap gulita karena aliran listrik belum pulih. Sebagian warga terdampak terpaksa tinggal sementara di bangunan sekolah dasar yang disulap menjadi tempat pengungsian.
Bantuan ini disambut antusias oleh warga, terutama kaum ibu. “Kami amat gembira karena setidaknya bantuan ini memberi harapan untuk bangkit kembali,” kata Alvi Jaro Mendova, salah satu warga yang dituakan di Goti. Ia mengaku, warga merasa hampir putus asa akibat kediaman mereka hancur akibat banjir dan hingga kini belum tahu cara membangunnya kembali.
Inra Dayani Tambunan, istri Lurah Sipange, menyebut bahwa di wilayahnya terdapat 247 keluarga (sekitar 2.000 jiwa) dengan 720 warga yang terdampak langsung. Dua gereja dan satu masjid rusak. Satu warga meninggal dunia, sementara satu orang lagi hingga kini belum ditemukan. Terdapat dua warga lainnya yang sakit lalu meninggal dunia karena kesulitan dibawa ke rumah sakit akibat akses jalan yang rusak tertutup lumpur.
Paket perlengkapan keluarga ARM HA-IPB terdiri atas kompor gas, tabung gas 3 kilogram berikut regulator, wajan, panci, ember, sutil dan centong nasi, piring dan gelas, teko, sendok, serta tikar spoon tebal. Untuk kelengkapan kebersihan, ARM HA-IPB menyiapkan sabun mandi dan cuci, deterjen, sikat dan pasta gigi, handuk, serta selimut.
Dengan peralatan yang cukup komplet tersebut, ARM HA-IPB berharap setiap keluarga penyintas di Guti dan Sipange dapat hidup lebih nyaman dan terjamin. ARM HA-IPB bersama WMI membeli perlengkapan tersebut dari pasar setempat di Sibolga, ibukota Kabupaten Tapanuli Tengah, sebagai bagian dari upaya menghidupkan ekonomi lokal.
Menurut Ketua Bidang Manajemen Relawan ARM HA-IPB, Agus Susilo JP, upaya itu mengacu kepada poin yang diatur dalam Kode Perilaku Bantuan Bencana atau “The Code of Conduct for the International Red Cross and Red Crescent Movement and NGOs in Disaster Relief” khususnya Pasal 6 tentang pentingnya usaha meningkatkan respon bencana dengan mengedepankan kapasitas setempat.
Saat ini ARM HA-IPB melanjutkan rencana Pembangunan instalasi sumur bor, penampungan air, dan pemipaan untuk dua desa di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Sementara di Sumatera Barat, ARM HA-IPB tengah menjajaki pemipaan air bersih di salah satu nagari di Kabupaten Agam.
Informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Ir. Agus Rusli, MM
Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB
Telp. 0812 1084 366