ARM HA IPB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi & Rilis
  • Hubungi Kami
Berita

Kuatkan Ikatan Antar-Pengurus Baru, ARM HA-IPB Gelar Team Building

by kusnadi kusnadi December 9, 2024
written by kusnadi kusnadi

Bogor, 9 Desember 2024 — Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) menggelar acara Team Building bagi para pengurus ARM HA-IPB yang baru saja dilantik untuk masa bakti 2024-2029 di lapangan upacara Kampus IPB Baranangsiang, Ahad, 8 Desember 2024.

Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari proses saling mengenal, memperkuat ikatan, serta mempercepat pemahaman budaya organisasi bagi para pegiat aksi kemanusiaan dan kebencanaan di ARM HA-IPB. Acara dihadiri lebih 50 peserta, terdiri atas para anggota Dewan Pembina, Dewan Pengawas, dan Pengurus ARM HA IPB yang baru dilantik pada 9 November lalu. Mereka berasal dari berbagai angkatan dan jurusan di IPB, dengan berbagai latar belakang profesi. Bahkan, Ketua Umum DPP HA IPB Dr. Ir. Walneg S. Jas, MM sebagai Ketua Dewan Pembina, ikut berpartisipasi.

“Kami memandang team building ini perlu dilakukan untuk mengakselerasi dan memperkuat bonding kepengurusan baru ARM HA-IPB yang sangat majemuk,” kata Ketua Umum HA-IPB Ir. Ahmad Husein, M.Si.

Acara dipandu oleh Ketua Bidang Manajemen Relawan, Ir. Agus Susilo JP. Sebagai seorang trainer dan fasilitator profesional, Agus Susilo dengan piawai memandu permainan yang menarik. “Dari berbagai permainan yang dilakukan, kita bisa memahami bahwa di ARM HA-IPB kita saling memberi dan menerima. Dari yang semula menyalahkan kawan yang keliru, kemudian kita bisa memberi tips dan saran, tentang apa yang sebaiknya dilakukan,” kata alumni jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan, Faperikan, IPB angkatan 25 ini.

Di sesi kedua, tampil Ir. Jamil Azzaini, MM, anggota Dewan Pembina yang dikenal sebagai inspirator SuksesMulia dan CEO Kubik Leadership. Dengan gayanya yang khas, alumni Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian angkatan 24 ini menguraikan tentang motivasi seseorang beraktivitas dalam sebuah organisasi kerelawanan seperti ARM HA-IPB. “Ternyata energi kebaikan itu akan kembali ke diri kita. Karena itu, kita perlu memperbanyak energi kebaikan,” ujar motivator yang biasa dipanggil Babe atau Kakek Jamil itu.

Peserta mengikuti acara penuh antusiasme. Gelak tawa dan sorak sorai penuh semangat mengiringi jalannya acara. Alika Mahardika, anggota pengurus bidang Organisasi dan Kesekretariatan, memandang acara Team Building sebagai ajang silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan program-program kemanusiaan ARM HA-IPB di masa mendatang. “Semoga ARM semakin solid dan memberi dampak signifikan bagimasyarakat,” ujar alumni Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen angkatan 51 ini.

Sementara Nunung Jamilah dari jurusan ITK Angkatan 25 mengaku memperoleh banyak manfaat dari beberapa permainan dan dorongan motivasi itu. Menurutnya, walaupun sederhana, permainan yang diberikan memberikan banyak makna. Sementara materi isampaikan Kang Jamil memotivasi peserta untuk menebar manfaat dan melakukan hal-hal baik. “Keduanya seperti sesi yang refreshing and healing. Sakit meriang saya sampai sembuh,” ujar eksekutif di sebuah perusahaan telekomunikasi Internasional itu.

Pada 9 November lalu, kepengurusan ARM HA-IPB masa bakti 2024-2029 telah dilantik di IPB International Convention Center, Bogor. Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Pembina Dr. Ir. Walneg S. Jas, MM mengingatkan target-target yang harus dicapai kepengurusan ARM HA-IPB dalam lima tahun ke depan. “Kepengurusan yang solid dan memiliki kesamaan pemahaman terhadap visi dan misi organisasi adalah kunci bagi kepengurusan untuk mencapai target-target organisasi,” tegas Walneg.

###

Untik informasi lebih lanjut, silakan hubungi:a
Ir. Agus Rusli, M.M.,
Sekretaris Jenderal ARM HA-IPN
Telp. 0812 1084 366

December 9, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bencana BanjirBerita

Duka Kami Untuk Sukabumi

by kusnadi kusnadi December 6, 2024
written by kusnadi kusnadi

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA IPB) menyampaikan rasa duka dan prihatin atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kami berharap warga yang tertimpa bencana dikaruniai kekuatan dan kesabaran dari Allah SWT. Semoga mereka yang wafat mendapat tempat di sisi Allah SWT, sementara yang terluka segera diberikan kesembuhan.

ARM HA-IPB terus memantau situasi dan perkembangan di lapangan. Kami juga telah membuka komunikasi dengan berbagai lembaga dan mitra yang terjun membantu warga di wilayah bencana.

Informasi tentang langkah-langkah yang akan diambil ARM HA-IPB akan terus kami komunikasikan secara berkala.

Salam tangguh!

*ARM HA-IPB*
_Bermartabat Menebar Manfaat_

December 6, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Hari Peringatan

Hari Relawan Internasional- 5 Desember 2024

by kusnadi kusnadi December 5, 2024
written by kusnadi kusnadi

Sejak 1985, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menetapkan tanggal 5 Desember setiap tahun sebagai Hari Relawan Internasional.

Para sukarelawan sering kali menjadi pihak pertama yang membantu dalam krisis dan keadaan darurat seperti bencana, wabah kesehatan, konflik, hingga perang.

Mari kita kuatkan tekad untuk menjadi agen perubahan dengan menjadi sukarelawan di lingkungan masing-masing.

Bayangkan jika miliaran orang menjadi sukarelawan. Ia menyediakan kemungkinan tak terbatas untuk pembangunan berkelanjutan, mulai dari penyediaan pangan dan pendidikan untuk semua orang, lingkungan yang bersih, kesehatan yang baik, serta masyarakat yang inklusif dan damai.

#ARMHAIPB
#HariRelawanInternasional
#BermartabatMenebarManfaat

December 5, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Artikel

GEN Z DAN KERJA KESUKARELAWANAN

by kusnadi kusnadi December 5, 2024
written by kusnadi kusnadi

Oleh: Ahmad Husein (Pegiat Kemanusiaan, Ketua Umum Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB)

Setiap tanggal 5 Desember setiap tahunnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingati Hari Sukarelawan Internasional (International Volunteer Day). Hari tersebut dicanangkan untuk menghormati peran para sukarelawan yang telah bekerja tanpa kenal lelah di berbagai bidang kehidupan dengan tidak mengharapkan balasan keuntungan (non-profit).

Peringatan Hari Sukarelawan Internasional tahun ini terasa makin relevan Ketika Charities Aid Foundation (CAF) asal Inggris merilis laporan World Giving Index 2024 Agustus silam. Ketika laporan ini dikeluarkan, tak sedikit publik di Indonesia bersorak bangga. Betapa tidak, nama Indonesia untuk ketujuh kalinya bertengger di puncak tangga sebagai negara yang paling dermawan sedunia dengan skor 74, mengalahkan Kenya di peringkat 2 (skor 63), Singapura (peringkat 3 skor 61), Gambia (peringkat 4 skor 61), dan Nigeria (peringkat 5 skor 60).

Oleh Charities Aid Foundation (CAF), organisasi amal berbasis di Inggris yang melakukan survei rutin tahunan tersebut, disebutkan bahwa ini adalah kali ketujuh Indonesia menempati posisi negara paling dermawan sejak menggeser Myanmar ada 2017. Sembilan dari 10 warga Indonesia mendonasikan uang mereka untuk kegiatan amal, sementara 6 dari 10 orang Indonesia menggunakan waktu mereka untuk kegiatan kesukarelawanan (volunteering).

Di dunia, lanjut CAF, saat ini tercatat lebih dari 4,3 milyar orang yang menyediakan waktunya untuk kerja kesukarelawanan. Angka itu cukup mengesankan karena angka itu merupakan 73% dari populasi orang dewasa di seluruh dunia.

Laporan itu sendiri merupakan hasil dari survei yang dilakukan tahun lalu, melibatkan 145.702 orang di 142 negara melalui Gallup’s World Poll. Kepada responden diberikan tiga pertanyaan kunci. Pertama, pernahkah mendonasikan uang untuk (kegiatan) amal? Kedua, pernahkah menolong orang asing atau seseorang yang tidak dikenal yang membutuhkan bantuan? Adapun pertanyaan ketiga, pernahkah meluangkan waktu untuk kegiatan kesukarelawanan bagi suatu organisasi?

Pertanyaan itu menunjukkan bahwa parameter kesukarelawanan menjadi satu kriteria penting disamping kedermawanan, yang oleh CAF Indonesia dinilai menempati peringkat teratas.

Untuk Indonesia, hasil survei menunjukkan, 66% responden dewasa menjawab mereka pernah menolong orang asing atau orang tak dikenal yang butuh bantuan. Sebanyak 90% mengaku pernah mendonasikan uang untuk kegiatan amal. Sementara terdapat 65% responden usia dewasa yang menyatakan mereka meluangkan waktu untuk kegiatan volunteering.

*Gen Z dan Mitos Egois*
Sebagai generasi yang lahir pada kurun 1997 – 2012 dengan usia antara 12 – 17 tahun, Gen Z menjadi elemen kritikal. Ini mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 menyebutkan, populasi mereka pada 2023 mencapai 74,93 juta jiwa atau 27,94% populasi penduduk Indonesia. Artinya, 20 tahun mendatang generasi ini akan berusia 32 – 37 tahun dan menjadi motor penggerak pembangunan di dalam negeri.

Sebagai populasi usia produktif (15 – 64 tahun), jumlah mereka mendominasi dibandingkan populasi milenial (lahir antara 1981 – 1996) yang mencapai 69,38 juta jiwa atau 25,87% dari populasi. Berturut-turut setelahnya adalah Generasi X (kelahiran tahun 1965 – 1980) sebanyak 58,65 juta jiwa dan Baby Boomer (kelahiran 1946 – 1964) dengan populasi 31,01 juta jiwa.

Celakanya, selama ini Gen Z dituding memiliki stereotip karakter negatif. Sebut saja salah satunya punya kecemasan dan tingkat stres yang tinggi. Ini menjadikan mereka musuh produktivitas dan sifat kompetitif di dunia kerja. Mereka juga dianggap FOMO (fear of missing out), merasa kurang gaul, cemas dan merasa ketinggalan jika tidak mencoba tren yang ada di internet. Tak jarang pula mereka disebut sebagai generasi strawberry karena manja dan mudah mengeluh.

*Peran Menjanjikan Gen Z dalam Kemanusiaan*
Kecemasan akan kualitas generasi produktif belasan tahun ke depan tersebut wajar-wajar saja. Namun, publik kerap lupa bahwa di balik kekurangan mereka, Gen Z juga memiliki berbagai kelebihan yang dapat diberdayakan sebaik-baiknya.
Mereka dikenal melek teknologi dan kreatif. Gen Z juga lebih terbuka terhadap perbedaan dan senang mengekspresikan diri. Dan yang paling menonjol, Gen Z amat peduli terhadap sesama. Karakteristik ini bak modal besar yang amat menjanjikan khususnya bagi sektor sosial, filantropi, dan charity, termasuk dunia kemanusiaan (humanitarian).

Setidaknya, laporan studi “Indonesia Gen Z Report 2024” yang dirilis IDN Research Institute menegaskan hal tersebut. Dengan penghasilan rata-rata Gen Z yang tak melimpah, hanya sekitar Rp2,5 juta, mereka lebih suka membelanjakannya untuk memenuhi kebutuhan pokok, seperti makanan, tempat tinggal, hingga transportasi. Gen Z lebih banyak menyisihkan uang untuk liburan dan hiburan daripada untuk kesehatan dan pengembangan diri.

Menariknya, Gen Z tergolong generasi yang gemar memberikan bantuan kepada orang lain alias gemar bersedekah. Yang mereka sedekahkan pun beragam, mulai dari barang dan uang hingga bantuan serta jasa. Ada yang mendonasikan untuk kegiatan sosial, sementara lainnya mendukung masyarakat dalam kegiatan usaha kecil di pedesaan.

Sebuah survei yang British Heart Foundation (2023) lakukan terhadap 4.000 responden menunjukkan bahwa 9 dari 10 responden Gen Z menyatakan mempertimbangkan diri untuk menjadi sukarelawan (94%), mengungguli 74 persen responden usia Baby Boomers.

Begitupun, pertanyaannya adalah bagaimana organisasi berbasis relawan melibatkan secara lebih luas Gen Z, khususnya meminimalisasi kesalahpahaman pandangan Gen Z sendiri yang dianggap jauh berbeda dengan generasi lainnya?

*Kesukarelawanan Versus Nilai Gen Z*
Yang patut dipahami, Gen Z bukanlah satu kelompok yang homogen, sama seperti generasi-generasi lainnya. Artinya ada individu-individu Gen Z yang dengan mudah memahami nilai-nilai bekerja untuk sosial dan kemanusiaan dan lebur di dalamnya.

Yang membedakannya dengan generasi di atasnya adalah, rata-rata generasi X dan Baby Boomer sudah memenuhi tanggung jawab pekerjaannya, menikmati apa yang menjadi tujuannya selama ini. Sementara sebagian besar Gen Z masih menjalani masa-masa pendidikan atau baru saja memulai karier.

Maka tidak mengherankan, merujuk studi Rosterfy.com, 58% responden generasi Baby Boomer termotivasi oleh pekerjaan yang menarik, dibandingkan dengan 44% Gen Z, sementara 51% Gen Z mencari kesempatan untuk belajar, dibandingkan dengan 17% generasi Baby Boomer. Jika direfleksikan dalam kegiatan organisasi, maka Gen Z akan mencari program dan kegiatan volunteering yang menyediakan peluang pertumbuhan dan mampu memberi afirmasi serta umpan balik yang lebih tinggi daripada generasi lainnya.

Artinya, saat organisasi berniat merekrut dan membina relawan baru, mereka mesti memahami bahwa Gen Z kemungkinan lebih termotivasi rasa kebersamaan dan pengalaman yang berarti yang bakal mereka peroleh. Termasuk keterampilan dan peluang karier yang dapat membantu mereka di dunia kerja. Jika nilai dan peluang ini yang ‘dijual’ kepada calon relawan, maka pesannya akan lebih bermakna untuk membuat Gen Z mempertimbangkan bergabung.

Kasus Palang Merah Amerika awal tahun 2024 mungkin dapat menjadi contoh. Palang Merah Amerika melaporkan telah mengalami penurunan donor darah sebesar 40% selama 20 tahun terakhir. Mereka mengatakan bahwa mereka membutuhkan 8.000 donasi mingguan pada bulan Januari untuk memenuhi permintaan darah.

Namun, sebuah survei menemukan bahwa donasi dari orang-orang berusia 16 hingga 18 tahun turun sebesar 60% dari tahun 2019 hingga 2021. Menurut direktur medis eksekutif Palang Merah Amerika, Eric Gehrie, organisasinya kekurangan 7.000 unit untuk memenuhi permintaan dari rumah sakit. Mereka kemudian menemukan bahwa donor darah oleh remaja dan dewasa muda terus menurun selama dekade terakhir. Jika tren ini terus berlanjut, Palang Merah akan berada dalam situasi yang sangat sulit.

Palang Merah Amerika menduga bahwa masalah muncul dari persyaratan tinggi dan berat badan minimum untuk dapat mendonorkan darah yang diberlakukan oleh Food and Drug Administrative (FDA) pada tahun 2015 menjadi alasan lebih kaum muda yang mendonorkan darahnya. Peraturan itu mensyaratkan, siapa pun yang ingin mendonorkan darah harus memiliki berat badan minimal 110 pounds (sekitar 50 kilogram). Bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun, dibuat pula persyaratan tambahan soal tinggi dan berat badan. Akibatnya, banyak calon donatur darah dari tingkat SMA yang ditangguhkan atau tidak dapat menyumbangkan darah. Karena ditangguhkan atau ditolak, para donatur muda tersebut mendapat kesan bahwa mereka tidak akan pernah bisa menyumbangkan darah lagi.

Memastikan topik-topik program yang organisasi jalankan sesuai dengan isu yang Gen Z peduli juga menjadi pertimbangan dalam merekrut dan melibatkan Gen Z. Jika di Indonesia isu perubahan iklim, misalnya, menjadi perhatian Gen Z, maka program dapat diarahkan untuk mengatasi masalah-masalah di tengah masyarakat yang timbul akibat perubahan iklim.

Selain itu organisasi perlu dengan masif memanfaatkan teknologi internet, media sosial, dan kecerdasan buatan (AI) untuk promosi dan advokasi program. Sebagai generasi yang amat terikat dengan teknologi, pendekatan semacam itu akan menjadikan Gen Z lebih berkomitmen karena merasa ‘relate’ dengan perangkat dan teknologi yang digunakan.

*Mematok Hak dan Kewajiban*
Di luar semua hal di atas, satu poin yang patut dipersiapkan sejak awal adalah memastikan hak dan kewajiban sebagai relawan diketahui dan diterima dengan baik. Ini sesungguhnya berlaku bagi calon relawan dari generasi mana saja. Akan tetapi, untuk Gen Z, memastikan hak dan kewajiban mereka sebagai relawan merupakan hal krusial yang dapat menentukan keterlibatan aktif dan komitmen mereka ke depan.

Menetapkan hak dan kewajiban yang jelas dan tegas akan membuat relawan muda seperti Gen Z akan merasa jauh lebih tenang, tidak overthinking tentang perannya dalam organisasi, termasuk manfaat yang akan mereka terima dalam kerja kesukarelawannya.

Dengan menyesuaikan konsep rekrutmen, pendekatan, dan program organisasi relawan yang tepat, Gen Z akan dengan senang hati dan berkomitmen menjalankan fungsinya sebagai sukarelawan untuk membantu masyarakat dan mereka yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. ###

December 5, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Hari Peringatan

Hari Pohon Sedunia – 21 November 2024

by kusnadi kusnadi November 21, 2024
written by kusnadi kusnadi

Pohon adalah solusi untuk mengatasi pemanasan global.

Proses fotosintesis yang melepaskan oksigen ke atmosfer telah memberikan udara kesejukan yang menyehatkan jiwa.

Proses penyerapan air dan unsur hara dari akar pohon terbukti mencegah bencana banjir dan tanah longsor.

Buah yang dihasilkan pohon juga menjadi sumber makanan yang kaya akan vitamin dan mineral yang tentunya mengurangi Bencana Kelaparan.

Tunggu apa lagi,
Ayo bergerak bersama menanam pohon, mulai dari tempat tinggal masing-masing.
Meski hanya dari biji buah dan sayuran yang telah kita santap.

Salam Tangguh
*ARM HA-IPB*
_Bermartabat Menebar Manfaat_

#ARMHAIPB
#HariPohonSedunia
#BermartabatMenebarManfaat

November 21, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Hari Peringatan

Hari Pahlawan

by kusnadi kusnadi November 10, 2024
written by kusnadi kusnadi

Ada Abdurrahman Assegaf, Ilham Maulana, dan Aziz, pelajar SMP di Ciawi Bogor yang menyelamatkan seorang remaja perempuan dari tindak kekerasan seksual.

Ada pula Fauzi Azitama, siswa SD di Bogor yang dengan pundak mungilnya memapah atap baja ringan kelasnya yang roboh, agar teman-temannya bisa menyelamatkan diri, dan ia sendiri harus kehilangan nyawa.

Ada ribuan relawan di penjuru negeri, yang penuh kesiapsiagaan sebelum bencana dan sigap bergerak penuh rencana saat tanggap darurat.

Ada juga mereka yang jauh dari tempat kejadian, tapi turut memberitakan hingga masalah cepat terselesaikan.

Setiap diri kita bisa jadi pahlawan untuk circle terdekat di saat yang tepat. Pahlawan yang berani berkorban atas nama kemanusiaan.

Selamat Hari Pahlawan
Teladani Pahlawanmu
Cintai Negerimu

Salam Tangguh
ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaaat

November 10, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Berita

RESMI DILANTIK, DEWAN PENGAWAS DAN PENGURUS AKSI RELAWAN MANDIRI HIMPUNAN ALUMNI IPB MASA BAKTI 2024-2029

by kusnadi kusnadi November 9, 2024
written by kusnadi kusnadi

Bogor, Sabtu – 9 November 2024 — Dewan Pengawas dan Pengurus Yayasan Aksi Relawan Madani Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) masa bakti 2024 – 2029 resmi dilantik oleh Dewan Pembina Yayasan di IPB International Conventional Center (IICC), Baranangsiang, Bogor, Sabtu (9/11). Pelantikan dewan pengawas dan pengurus ARM HA-IPB tersebut disaksikan langsung oleh Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si yang diwakili oleh Wakil Rektor 2 Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur, Dr. Alim Setiawan Slamet, Wakil Rektor 3 Bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr., dan Wakil Rektor 4 Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni, Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnaen Siregar.

Pelantikan ini merupakan tongkat estafet jangka panjang kepemimpinan ARM HA-IPB untuk terus berkhidmat di bidang kemanusiaan di berbagai wilayah di Indonesia. Pengurus ARM HA-IPB masa bakti 2024-2029 dipimpin oleh Ir. Ahmad Husein, M.Si dan Ir. Agus Rusli, MM sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal. Pengurus kali ini berkekuatan 70 pengurus mencakup enam bidang yakni Penanggulangan Bencana, Manajemen Relawan, Pemberdayaan Masyarakat, Organisasi dan Kesekretariatan, Penggalangan Dana dan Kerja Sama, serta Komunikasi. Kepengurusan ARM HA-IPB memiliki latar belakang yang cukup bervariasi dengan rentang usia dari yang paling senior (Angkatan 22/1985) hingga yang termuda (Angkatan 56/2018).

Dalam upacara serupa, turut dilantik Dewan Pengawas ARM HA-IPB masa bakti 2024 – 2029. Sebagai Ketua Dewan Pengawas, dipilih Dr. Pungkas Ali Bahjuri, S.T.P, M.S., yang sehari-hari menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan BAPPENAS, Sekretaris Dewan Pengawas Dr. Ir. Helda Khusun (peneliti, akademisi), Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnaen Siregar, Dr. Ir. Naufal Mahfudz, MM, dan drh. Gunadi Setiadarma (profesional, Ketua IKA-FKH IPB).

“IPB University sangat bangga dan berterima kasih dengan adanya badan otonom ARM HA-IPB,” ujar Prof. Ernan. Atas nama IPB, Ernan menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan yang ARM lakukan. Pengorganisasian kegiatan alumni melalui badan kebencanaan dan kemanusiaan, lanjut Ernan, merupakan pilihan yang tepat karena IPB University merasa amat terbantu dengan adanya ARM HA-IPB.

Menurut Ernan, banyak civitas akademika dan alumni IPB yang peduli dan ingin IPB mengambil bagian dalam membantu mereka yang membutuhkan bantuan saat bencana terjadi. Dengan kiprah ARM HA-IPB, almamater IPB merasa terwakili.

“Bagi IPB University, ARM HA-IPB menjadi garda terdepan yang amat dibutuhkan saat bencana dan sebagi wadah penyaluran bantuan. Saya percaya ARM HA-IPB tetap dan terus menjaga nama baik dan integritas IPB,” tegas Ernan.

Ia mengingatkan tentang pentingnya mewujudkan masyarakat Indonesia yang resilien, yaitu masyarakat yang melakukan mitigasi termasuk dalam hal kebencanaan dan Kesehatan dan ARM HA-IPB dapat berkontribusi mendorong terwujudnya hal tersebut.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua Umum DPP HA-IPB sekaligus Ketua Dewan Pembina ARM HA-IPB, Dr. Ir. Walneg S. Jas, MM, menjelaskan tiga tantangan besar di Indonesia saat ini. Pertama, ancaman gempa Megathrust, yang dikhawatirkan menimbukan banyak korban dan kerugian. Kedua, perubahan iklim yang memunculkan ancaman bencana baru seperti kekeringan dan banjir. Selain itu bonus demografi Indonesia berupa angkatan usia muda akan menyebabkan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam juga semakin tinggi. Akibatnya, ancaman kerusakan lingkungan dan ekosistem mengancam.

“Saya berharap ARM HA-IPB dapat memikirkan cara menjawab tantangan-tantangan tersebut ke depan,” kata Walneg.

Ia mengingatkan lima pencapaian yang perlu ARM HA-IPB raih lima tahun mendatang. Yang pertama memperluas cabang hingga minimal ke 15 wilayah rawan bencana. Kedua, mencetak ribuan relawan-relawan baru sebagai tulang punggung kerja ARM. Ketiga, meningkatkan kuantitas dan kualitas kerja sama dengan berbagai pihak. Keempat, meningkatkan kemandirian finansial khususnya dalam biaya operasional. Dan kelima, memikirkan backup saintifik untuk kampus, baik berupa penulisan jurnal ilmiah maupun memasukkan topik kebencanaan ke dalam kurikulum kampus.

Yang menarik, seluruh Pengurus ARM HA-IPB masa bakti 2024 – 2029 ini berkomitmen menandatangani Pakta Integritas Pengurus untuk memastikan kegiatan-kegiatan mereka senantiasa berpegang teguh pada kode etik dan peraturan yang berlaku khususnya di bidang kemanusiaan.

Usai pelantikan, diadakan acara serah terima bantuan dari Dewan Pimpinan Pusat HA-IPB yang mendonasikan bantuan senilai Rp 40 juta kepada ARM HA-IPB untuk membantu kegiatan kemanusiaan di masa mendatang. Selain itu, diserahkan pula penghargaan kepada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III yang telah mendonasikan bantuan program ARM HA-IPB senilai Rp 35 juta.

ARM HA-IPB juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga pihak masing-masing Ikatan Alumni Menwa (IAM) IPB University serta media Pangan News dan Radar Suara. Kerja sama ini diarahkan untuk kolaborasi kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang ARM HA-IPB gagas di masa depan.

####

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Ir. Agus Rusli, MM
Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB
Telp. 0812 108

November 9, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Berita

Selamat Bergabung Relawan ARM Batch #4

by kusnadi kusnadi November 8, 2024
written by kusnadi kusnadi

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) mengucapkan selamat bergabung kepada 36 relawan baru Sahabat ARM yang telah lulus menyelesaikan pelatihan dan penugasan Batch #4 (31 Agustus 2024). Semoga dapat berkontribusi dan membantu mereka yang membutuhkan pertolongan di berbagai penjuru negeri.

Salam Tangguh!

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat

November 8, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Artikel

by kusnadi kusnadi November 1, 2024
written by kusnadi kusnadi

Sejak pagi ini (31/10) kedatangan tamu yang sudah familiar bagi Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB), Mas Setyohadi. Beliau adalah pegiat literasi digital, videografer andal, yang pernah digunakan jasanya oleh ARM HA-IPB. Pernah pula ikut dalam monev ARM ke Desa Salut, Lombok Utara, NTB

Kedatangannya adalah untuk bertukar pikiran soal pengelolaan yayasan yang efektif. Mas Hadi menginisiasi sebuah yayasan bernama Sosial Impact Indonesia (YASII) sejak tahun lalu dan berharap masukan perihal prospeknya di masa depan.

Kami juga membicarakan soal sepak terjang Rumah Edukasi Digital yang ia gagas beberapa tahun terakhir. Lembaga ini banyak memberikan pelatihan peningkatan kapasitas bagi semua kalangan (guru, siswa, dai, LSM) seputar keterampilan mengembangkan konsep dan konten digital. Termasuk dalam edukasi kesiapsiagaan bencana. Ia menunjukkan beberapa aplikasi mobile tentang kuis kesiapsiagaan yang amat menarik bagi kalangan Gen Z.

Semoga bisa berkolaborasi dengan ARM HA-IPB di masa depan!

Salam tangguh
ARM HA-IPB

November 1, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Hari Peringatan

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-96

by kusnadi kusnadi October 28, 2024
written by kusnadi kusnadi

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) Mengucapkan :

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-96

Sumpah Pemuda adalah ikrar kebangsaan yang menyatukan para pemuda dan seluruh rakyat menjadi bangsa berdaulat di dunia

Sumpah Pemuda adalah kristalisasi semangat perwujudan cita-cita berdirinya negara Indonesia

Sumpah Pemuda menandai tekad persatuan dan kesatuan bangsa

Semoga pemuda-pemudi yang berbhinneka tunggal ika
Dapat terus berkreasi dan berkarya
Maju bersama Indonesia Raya

ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat

October 28, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

Recent Posts

  • [SELAMAT IDUL FITRI 1447 H]
  • AIR MENGALIR SAMPAI NAGARI ANDURIANG
  • ARM HA-IPB RAMPUNGKAN SUMUR BOR DAN INSTALASI AIR BERSIH UNTUK 180 PENYINTAS DI BALAH AIA, PADANG PARIAMAN
  • ARM HA-IPB SALURKAN 320 PAKET BINGKISAN RAMADHAN UNTUK PENYINTAS BANJIR BANDANG DI JORONG LABUAH, KABUPATEN AGAM
  • DI SUMBAR, ARM HA-IPB MASIH TERUS BERBAGI

Recent Comments

No comments to show.
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Linkedin
  • Youtube

@2019 - All Right Reserved. Designed and Developed by PenciDesign

ARM HA IPB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi & Rilis
  • Hubungi Kami