ARM HA-IPB UNDANG PRAKTISI FILANTROPI BEDAH STRATEGI FUNDRAISING UNTUK ORGANISASI KEMANUSIAAN

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) menggelar Pelatihan Singkat “Strategi Fundraising bagi Organisasi Non-Profit” di Ruang Gardenia, Kampus Sekolah Bisnis IPB (SB-IPB), Pajajaran, Kota Bogor (14/2).

by kusnadi kusnadi

armhaIPB.id, Bogor– Peneliti dan pegiat filantropi yang juga Dewan Pakar Perhimpunan Filantropi Indonesia, Hamid Abidin, tampil sebagai narasumber di pelatihan.

Pelatihan singkat diikuti 30 peserta yang berasal dari jajaran pengurus, relawan Sahabat ARM, dan undangan terbatas lainnya.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pelatihan Pengayaan (Enrichment Training) bagi pengurus dan relawan ARM HA-IPB, yang telah diinisiasi sejak 3 tahun lalu,” ujar Ketua Umum ARM HA-IPB, Ir. Ahmad Husein, M.Si., dalam sambutan pengantar pelatihan. Selain peningkatan keterampilan relawan dan pengurus dalam bidang kebencanaan, mereka juga didorong untuk memiliki pengetahuan serta kemampuan di bidang lain antara lain manajemen operasi kemanusiaan, jurnalistik kemanusiaan, dan mobilisasi sumber daya termasuk penggalangan dana (fundraising).

Dalam sesi pelatihan tersebut Hamid Abidin membedah filosofi penggalangan dana untuk organisasi nirlaba, khususnya di Indonesia. Bekas Direktur Eksekutif PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center) dan penulis belasan buku tentang filantropi tersebut menegaskan bahwa salah satu kunci keberlangsungan program sebuah lembaga filantropi, termasuk lembaga kemanusiaan, adalah memiliki dan menjalankan strategi penggalangan dana dengan tepat dan efektif.

“Kebanyakan orang salah menafsirkan fundraising (penggalangan dana) sebagai upaya mendapatkan uang/dana semata,” jelas Hamid. Fundraising sebenarnya dimaknai sebagai “Buka Mata, Buka Pikiran, Buka Hati, dan Buka Dompet.” Orientasinya tidak sekadar uang melainkan juga mengedukasi, mendidik, menyampaikan persoalan, mengetuk hati, dan menawarkan solusi.

Peserta mempelajari siklus dan tahapan fundraising, mulai penyiapan organisasi, perumusan program, penentuan donatur atau mitra, penetapan metode fundraising, dan perawatan donatur. Diskusi berlangsung intens dan menarik, terutama terkait pengalaman dan kasus yang pernah dialami punggawa ARM.

Khusus dalam bidang kemanusiaan, Hamid menyoroti lemahnya organisasi nirlaba mengembangkan penggalangan dana demi menghidupi kebutuhan operasional dan menjalankan program kerja mereka. “Perumusan programnya kerap hanya mengedepankan konten, tapi kurang memperhatikan konteks (cara mengemasnya),” kata Hamid.

Bagi Ketua Bidang Penggalangan Dana dan Kerja Sama (PDK) ARM HA-IPB, Lensi Mursida, kegiatan peningkatan kapasitas ini amat bermanfaat sebagai bekal tim PDK dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Materinya amat mendalam dan menyentuh solusi terhadap tantangan yang ARM HA-IPB selama ini,” ujarnya.

Ke depan, pelatihan pengayaan ini akan diteruskan dengan mengangkat topik yang erat terkait dengan pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan ARM HA-IPB.

Informasi lebih lanjut hubungi:
Ir. Agus Rusli, M.M.
Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB
Telp. O812 1084 366

You may also like

Leave a Comment